Pengertian Budaya Organisasi Berhubungan dengan Pimpinan

Pengertian budaya organisasi berhubungan dengan pimpinan diartikan sebagai cermin peranan pimpinan menciptakan budaya organisasi. Mau tidak mau, peranan pimpinan dalam suatu organisasi sangat penting. Jika pimpinan tegas dan disiplin, anak-anak buahnya pun akan berusaha menyesuaikan diri. Sebaliknya, kalau pimpinan lemah, anak buahnya pun tidak akan menunjukkan kedisiplinan tinggi.

Membentuk Pemimpin

Tidak mudah membentuk pemimpin yang mumpuni. Harus ada metode dan teknik pendidikan yang bagus dan terstruktur agar lahir para pemimpin yang paham dengan tanggungjawabnya. Tidak ada suatu organisasi yang sukses dengan pemimpin yang tidak tahu tujuan organisasi yang dipegangnya.

Pimpinan yang visioner dan mempunyai misi yang jelas, akan membuat orang-orang yang berada di bawahnya bisa merasakan gairah untuk bergerak. Perhatikanlah organisasi dengan pemimpin yang kuat. Organisasi itu akan kokoh. Coba lihat ketika pimpinan berganti. Organisasi itu pun berganti haluan.

Inilah mengapa para pemimpin yang sedang berkuasa sering melakukan persiapan yang mapan untuk para penggantinya. Mereka menyiapkan para ‘Putra Mahkota’. Mereka didikan orang-orang yang akan mampu meneruskan program yang sudah dijalankan. Kalau tidak ada persiapan, organisasi bisa goyah ketika pemimpin yang kuat tiba-tiba pergi.

Mempertahankan Budaya Baik

Dengan mempersiapkan pengganti, maka ketika pada suatu saat pemimpin yang kuat itu lengser, budaya organisasi tidak akan berubah. Kalaupun ada perubahan, tidak akan bergeser ke arah yang terlalu menyimpang. Para penggantinya telah memiliki visi dan misi yang sama. Terutama ketika pemimpin yang baru ini sangat paham bahwa apa yang telah dilakukan selama ini adalah hal terbaik bagi semua orang dalam organisasi.

Tidak ada yang mau melakukan uji coba terhadap sesuatu yang sangat berisiko tanpa adanya pertimbangan yang sangat matang. Perusahaan besar di dunia melakukan hal yang sama dalam masalah pergantian pimpinan. Jarang yang mengambil orang yang benar-benar baru sebagai pimpinan tertinggi kecuali kalau sangat terpaksa.

Pimpinan yang baru adalah orang yang sudah bersama perusahaan itu dalam kurun waktu yang lama. Kalau pun mereka mengambil pimpinan dari orang luar, maka orang ini harus mempunyai kelebihan yang luar biasa.

Harapannya adalah pimpinan baru itu akan mengajak ke arah yang lebih baik dengan revolusi budaya organisasi yang luar biasa. Simpulannya adalah bahwa pengertian budaya organisasi berhubungan dengan pimpinan mengarah kepada pentingnya peranan pimpinan membuat arahan budaya kerja. Pimpinan adalah contoh. Mereka adalah semangat yang membuat orang lain berbuat hal yang sama yang dilakukannya.

Selanjutnya : Langkah-langkah Menjadi Arsitek
Sebelumnya: Sayur-sayuran yang Berkalsium Tinggi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

//adsnya disini