Pengertian Implementasi Kurikulum


Pengertian implementasi kurikulum memiliki banyak variansi. Implementasi secara umum dapat diartikan sebagai suatu tindakan atau pelaksanaan dari sebuah rencana yang tersusun secara sistematis. Implementasi umumnya dilakukan setelah perencanaaan dianggap sudah sempurna.

Secara sederhana implementasi dapat didefiniskan sebagai pelaksanaan atau penerapan. Implementasi juga bisa diartikan sebagai evaluasi. Pendapat lain menyebutkan jika implementasi merupakan perluasan dari aktivitas yang saling menyesuaikan. Terakhir implementasi juga bisa diartikan sebagai sebuah sistem rekayasa.

Dapat ditarik kesimpulan dari pengertian-pengertian di atas bahwa kata implementasi berdasarkan pada aktivitas, aksi, tindakan ataupun mekanisme dari suatu sistem. Istilah mekanisme mengandung pengertian bahwa implementasi tidak sekadar aktivitas, namun suatu kegiatan yang terencana serta dilakukan sungguh-sungguh sesuai acuan tertentu.
Berkaitan dengan kurikulum, implementasi kurikulum bisa diartikan sebagai proses untuk melaksanakan program, ide atau seperangkat aktivitas baru yang berkaitan dengan pembelajaran dengan harapan dapat diterima dan dilakukan seluruh pihak.

Dalam konteks implementasi kurikulum, terdapat pendekatan-pendekatan yang bisa dilakukan. Pendekatan pertama dilakukan sebelum penyebaran kurikulum desain. Pendekatan ini berdasar pada aktivitas yang berkaitan dengan tujuan program, sumber-sumber baru serta mendemonstrasian metode pengajaran.

Pendekatan kedua menekankan pada fase penyempurnaan. Pendekatan ini lebih menekankan pada adanya interaksi antara pengembang dengan guru sebagai praktisi pendidikan. Dalam hal ini pengembang melakukan pemeriksaan terhadap program baru yang telah direncanakan, sumber baru, serta memasukan materi baru ke program yang telah ada berdasarkan hasil uji coba.

Interaksi yang terjadi antara pengembang dengan guru dalam rangka penyempurnaan program, bisa dilakukan dengan mengadakan lokakarya ataupun diskusi-diskusi dengan guru-guru sebagai praktisi pendidikan. Pendekatan implementasi ini dianggap selesai, apabila proses penyempurnaan program baru dipandang telah sempurna.

Sementara itu pendekatan ketiga menganggap implementasi merupakan bagian dari program kurikulum. Proses implementasi ini dilaksanakan dengan mengikuti perkembangan, serta memanfaatkan program-program yang telah direncanakan yang sudah dibuat dalam bentuk kurikulum desain.

Demikian uraian mengenai pengertian implementasi kurikulum yang dapat dijabarkan. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasan dan pengetahuan, terutama bagi Anda yang saat ini berkecimpung sebagai praktisi di dunia pendidikan.

Selanjutnya : Hikmah Membantu Sesama
Sebelumnya: Hidup Sehat dengan Shalat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar