Pengertian Isra Miraj dan Terjadinya Isra Miraj


Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu kejadian penting bagi semua umat Muslim di seluruh dunia. Pada peristiwa tersebut, Allah Swt. memberikan perintah langsung kepada Rasulullah saw. untuk melaksanakan shalat lima waktu. Tak hanya perintah itu saja yang diperoleh oleh Rasulullah saw ketika peristiwa Isra Mi’raj. Rasulullah saw juga berkesempatan menyaksikan kebesaran ciptaan Allah Swt lainnya yang tidak dapat dilihat oleh umat manusia lainnya. Lalu, apa pengertian Isra Miraj itu?

Isra Mi’raj adalah peristiwa perjalanan malam Rasulullah saw. bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram yang berada di Makkah menuju Masjidil Aqsa (Baitul Maqdis) di Yerusallem. Jarak antara kedua masjid itu sangat jauh, tetapi atas izin Allah Swt. Rasulullah saw. dan malaikat Jibril bisa menempuhnya dalam waktu yang sangat singkat.

Arti Kata Isra dan Mi’raj

Pengertian Isra Mi’raj diambil dari bahasa Arab. Kata isra menurut bahasa (lughah) adalah berjalan di waktu malam atau membawa berjalan di waktu malam hari. Arti kata “Isra” di dalam Al-Qur’an dinyatakan oleh Allah Swt. dalam firmannya pada Al-Qur’an Surat Ad-Dukhaan ayat 23. Allah berfirman, “Maka berjalanlah engkau (Hai Musa) dengan membawa hamba-hamba-Ku pada malam hari.” Selain itu, Allah juga berfirman dalam Al-Qur’an Surat Huud ayat 81.

Menurut kitab-kitab Islam yang lazim digunakan, arti kata isra adalah perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsha (Palestina) di waktu malam hari.

Sementara itu, kata mi’raj berasal dari bahasa Arab yang berarti tangga atau alat untuk naik dari bawah ke atas. Menurut kitab-kitab Islam yang lazim digunakan, pengertian Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad saw. dari alam bawah (bumi) ke alam atas (langit) hingga tujuh petala langit dan terakhir hingga ke Sidratul Muntaha, yaitu dari Masjidil Aqsha di Palestina naik ke alam atas melalui beberapa planet yang bertingkat-tingkat, kemudian naik lagi ke Baitul Makmur, lalu ke Sidratul Muntaha, dan yang terakhir ke Arsyi dan Kursyi di mana Rasulullah saw. menerima wahyu dari Allah swt yang berisi perintah shalat lima waktu.

Waktu Terjadinya Isra Mi’raj

Banyak para ulama yang berselisih mengenai kapan terjadinya Isra dan Mi’raj. Sebagian ulama mengatakan bahwa terjadinya pada Sabtu malam, sebagian lainnya mengatakan Jum’at malam, dan ada juga yang mengatakan terjadinya pada Senin malam.

Selain hari, para ulama juga berbeda pendapat mengenai tanggal terjadinya Isra dan Mi’raj. Ada yang menyebutkan 7 Rabiul Awal, ada yang bilang 27 Rabiul Akhir, 17 Rabiul Awal, dan tanggal-tanggal lainnya. Namun, sebagian besar para ulama berpendapat terjadinya Isra Mi’raj pada 27 Rajab.

Demikian penjelasan singkat mengenai Isra Mi’raj dan pengertian Isra Miraj. Semoga bermanfaat. Wallahu ’a’lam bi ash-shawab, Hanya Allah-lah yang mengetahui segala tentang sesuatu hal.

Selanjutnya : Mengenal Pohon Gorgot
Sebelumnya: 2 Jenis Sumbangan untuk Korban Bencana Tsunami
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar