Makna dan Pengertian Kedaulatan Hukum Menurut UUD 1945


Makna dan pengertian kedaulatan hukum menurut UUD 1945 menjadi hal yang perlu diketahui bagi seluruh elemen masyarakat. Kekuasaan tertinggi dalam suatu negara memang idealnya berada di tangan rakyat atas dasar hukum tang berlaku. Namun banyak tokoh ataupun ahli ketatanegaraan yang memiliki pandangan berbeda-beda, mengenai kekuasaan tertinggi dalam sebuah negara.

Kedaulatan Hukum

Menurut paham yang dimotori Leon Duguit serta Immanuel Kant, kekuasaan negara yang diselenggarakan harus berdasarkan atas hukum. Dengan kata lain kekuasaan yang didapatkan tidak berdasarkan hukum yang berlaku, maka keberadaannya tidak sah sehingga tidak perlu diikuti atau ditaati.

Teori kedaulatan hukum ini bisa dikatakan sebagai reaksi atas teori kedaulatan negara. Mendukung Immanuel Kant, Krabe menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi tidak terletak pada raja. Kekuasaan tertinggi terletak pada onpersoonlik (kehendak tidak berpribadi). Krabe mengistilahkannya sebagai kehendak hukum atau bisa juga dikatakan undang-undang.

A.V. Dicey mengatakan kedaulatan hukum bisa dikaitkan dengan prinsip-prinsip rule of law. Sementara itu di Amerika Serikat muncul semboyan the Rule of Law, and not of Man. Dari hal tersebut dapat dimaknai bahwa sesungguhnya yang dimaksud pemimpin adalah hukum itu sendiri, bukan individu.

Plato dalam bukunya yang berjudul Nomoi yang diterjemahkan ke bahasa Inggris The Laws, memberikan pemaparan bahwa ide nomokrasi sebenarnya telah ada sejak zaman Yunani Kuno. Hanya saja antara prinsip demokrasi dan nomokarasi, idealnya bisa berjalan berdampingan dan saling mengimbangi ataupun mengontrol.

Konstitusi Indonesia yakni Undang-Undang Dasar 1945, juga memuat tentang masalah kedaulatan. Hal ini bisa tercermin dalam,

pasal 1

Ditambah lagi

pasal 2

Rumusan Pasal 1 ayat 2 dan 3 di atas mengandung pengertian bahwa Indonesia merupakan sebuah negara hukum yang menjunjung konstitusional dan demokrasi. Pemegang kekuasaan tertinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia bukanlah berada di tangan raja atau penguasa. Dengan mengetahui makna dan pengertian kedaulatan hukum menurut UUD 1945, setidaknya menambah wawasan dan pengetahuan kita sebagai warga negara.

Selanjutnya : Contoh Pendahuluan Artikel yang Baik
Sebelumnya: Jenis dan Gejala Penyakit Katarak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar