Pengertian Kehidupan Sosial

Sebagai makhluk sosial, manusia tentunya membutuhkan interaksi dengan lingkungannya dari mulai ia dilahirkan sampai akhir usianya manusia selalu berinterkasi dengan lingkungan sekitar, dimulai dengan lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolahdan lingkungan lainnya. semua yang dijalanai tersebut merupakan kehidupan sosial seseorang. Apa pengertian kehidupan sosial itu?

Makna Kehidupan Sosial

Loading...

Kehidupan yang ditandai dengan adanya unsur-unsur sosial kemasyarakatan itulah yang dinamakan dengan kehidupan sosial. Di dalam kehidupan sosial idealnya kita akan menemukan sebuah interaksi sosial dengan adanya kegiatan-kagiatan sosial kemasyarakatan seperti gotong royong, kerja bakti, tolong-menolong, berpartisipasi dalam kegiatan tertentu dan lain sebagainya yang sifatnya saling membutuhkan antara satu makhluk hidup dengan yang lainnya.

Di dalam kehidupan sosial tersebut unsur-unsur penting yang didalamnya terdapat rasa saling menghormati dan saling menghargai antara sesama. Oleh karenanya kehidupan sosial seperti itu harus terus dipupuk dan dipelihara agar tercipta rasa aman dan tidak ada kesenjangan sosial. Dalam kehidupan ini terdapat dua jenis kehidupan sosial, yaitu kehidupan sosial di perkotaan dan kehidupan sosial di pedesaan.

Kehidupan Sosial Masyarakat Perkotaan dan Pedesaan

Kehidupan masyarakat kota dan desa memiliki karakter dan cirinya masing-masing. Jika kita lihat kehidpuan masyarakat di perkotaan akan medapati perilaku yang heterogen. Hal tersebut terjadi karena umumnya kota sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan seperti pusat pemerintahan, perdagangan, dan banyak juga sekolah-sekolah tinggi berada di kota. Oleh karenanya banyak penduduk yang datang ke kota dengan tujuannya tersendiri.

Mereka datang dari berbagai wilayah bahkan dari desa-desa sehingga wajar jika perilaku masyarakat bersifat heterogen dengan gaya modern dan konsumerisme tinggi. Kehidupan di perkotaan yang menuntut gaya hidup dan serba modern menjadikan masyarakat perkotaan cenderung bersifat individualistik bersifat masa bodoh dan cenderung egois serta bersifat materialistik yang segala sesuatunya diukur dengan materi.

Adapun kehidupan sosial di pedesaan pada umumnya masih bersifat tradisional yang masih dibatasi oleh adat istiadat. Namun konsep kekeluargaan dan kebersamaannya begitu kuat dan mereka akan lebih mudah dalam pergaulan bahkan mereka tidak hanya mengenal tetangganya saja namun mereka juga akan mengenal orang-orang dari luar desanya.

Berbeda halnya dengan kehidupan perkotaan yang bahkan tetangganya saja mungkin tidak tahu siapa. Dalam mencari nafkah umumnya mereka hidup dengan mengandalkan hasil bumi atau menjadi buruh. Adapun kehidupan sosialnya masih sangat kuat, mereka tak segan untuk saling bergotong-royong dan tolong-menolong tanpa imbalan apapun.

Demikian sekilas tentang pengertian kehidupan sosial dan ciri-ciri kehidupan masyarakat desa dan kota semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Manfaat Sabar dan Ikhlas
Sebelumnya: Manfaat Futsal
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar