Pengertian Ketenagakerjaan dan Jenis Perlindungan Kerja


Pengertian ketenagakerjaan dan jenis perlindungan kerja haruslah diketahui oleh masyarakat, terutama bagi para buruh atau karyawan. Secara garis besar, tenaga kerja menurut UU Nomor 13 tahun 2003, dapat dimaknai sebagai seseorang yang mampu melakukan pekerjaan di luar ataupun di dalam hubungan kerja dengan tujuan menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ataupun dirinya sendiri.

Tenaga kerja memang bisa dikatakan sebagai modal utama dari pembangunan dalam sebuah masyarakat. Oleh karena itu, tenaga kerja sebagai penggerak pembangunan, haruslah dilindungi hak-haknya. Selain dilindungi haknya, perlu diatur kewajibannya dan dioptimalkan daya gunanya.

Bentuk-bentuk perlindungan tenaga kerja di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib dilaksanakan oleh setiap badan usaha. Setiap badan usaha wajib memelihara dan meningkatkan kesejahteraan dalam bentuk jaminan sosial, seperti yang dicita-citakan Pancasila sebagai dasar negara.

Dewasa ini, ada tiga jenis perlindungan kerja. Tiga jenis yang dimaksud adalah perlindungan sosial, perlindungan teknis, dan perlindungan ekonomis. Adapun penjelasan dari ketiga hal tersebut sebagaimana uraian berikut ini.

1.  Perlindungan Sosial Tenaga Kerja

Perlindungan sosial merupakan perlindungan yang dikaitkan dengan usaha kemasyarakatan. Tujuan dari perlindungan ini adalah untuk memungkinkan para pekerja mengembangkan kehidupan layaknya manusia pada umumnya. Perlindungan sosial ini biasanya disebut dengan istilah kesehatan kerja.

2.  Perlindungan Teknis Tenaga Kerja

Perlindungan teknis merupakan perlindungan yang dikaitkan dengan usaha untuk menjaga agar para pekerja bisa terhindar dari bahaya kecelakaan yang ditimbulkan saat mengoperasikan alat-alat kerja. Perlindungan teknis ini biasanya disebut dengan istilah keselamatan kerja.

3.  Perlindungan Ekonomis Tenaga Kerja

Perlindungan ekonomis merupakan perlindungan yang dikaitkan dengan usaha untuk memberikan para pekerja suatu penghasilan yang cukup. Penghasilan yang cukup sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi para pekerja dan keluarganya. Perlindungan ekonomis ini biasanya disebut dengan istilah jaminan sosial.

Dengan mengetahui pengertian ketenagakerjaan dan jenis perlindungan kerja, setidaknya bisa menambah wawasan Anda mengenai aspek-apsek keselamatan dalam dunia kerja. Dengan demikian, Anda bisa lebih mengetahui tentang hak dan kewajiban, yang mungkin saja belum dipenuhi oleh badan usaha tempat Anda bekerja.

Selanjutnya : Makanan Protein Tinggi Untuk Badan
Sebelumnya: Contoh Langkah Membuat Program Client Server
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar