Pengertian Metode Deskriptif dalam Menulis


Pengertian metode deskriptif dalam menulis itu adalah metode yang menggambarkan apa yang dirasakan, apa yang dilihat, apa yang dipikirkan oleh sang penulis. Metode deskriptif ini banyak digunakan ketika menulis tentang biografi atau sejarah perjalanan seseorang.

Metode ini juga bisa digunakan ketika memberikan gambaran yang jelas tentang penampilan. Di samping itu, metode deskriptif juga berguna sebagai penggambaran tempat dan benda.

Pelengkap Metode Penulisan Lainnya

Selain metode deskriptif, ada beberapa metode penulisan lain, seperti argumentatif, ekspositori, dan naratif. Dalam pembuatan esai, tidak menjadi masalah menggunakan keempat metode menulis tersebut.

Asalkan, tujuan penulisan dibuat jelas pada paragraf pertama. Dari ide utama yang tertulis diparagraf pertama itulah bisa diketahui tujuan dan bentuk esai tersebut.

Misalnya, menulis tentang perjuangan seseorang dalam membesarkan anaknya yang terkena sindrom autisme. Pada paragraf pertama, penulis harus menjelaskan tujuan secara eksplisit atau tersirat apa yang akan diutarakannya dalam esai tersebut.

Selanjutnya, dengan metode ini, penulis akan menggambarkan bagaimana awal ia merasa bahwa ada kelainan pada anaknya. Gambaran perasaan yang tidak menentu dan kegamangan itu harus jelas agar rasa yang ada pada saat kejadian bisa ditangkap oleh para pembaca.

Kata-kata yang dipilih akan membuat pembaca mengerti apa yang sesungguhnya terjadi. Penggambaran alur ketika mencari bantuan dan bagaimana kebingungan yang melanda hingga sikap menerima dan melihat hasil dari terapi yang telah dilakukan.

Tutur kisah tersebut akan semakin dramatis kalau digabungkan dengan teknik penulisan dengan metode ekspositori. Proses yang berlangsung akan terlihat lebih urut dan lebih bisa dipahami. Sedangkan sisi naratif dan argumentatif dari kisah itu bisa dituliskan sebagai “bumbu” agar pembaca tidak bosan.

Metode Deskriptif

Bisa dikatakan bahwa pengertian metode deskriptif dalam menulis ini lebih ke arah penggambaran secara nyata atau bentuk yang sesungguhnya yang akan ditampilkan. Misalnya, bagaimana memberikan gambaran letusan gunung Merapi. Apa yang terjadi pada saat itu, bagaimana orang-orang merasa panik, bagaimana para petugas berupaya mengevakuasi, dan lain-lain.

Pembaca seolah benar-benar melihat dan merasakan kejadiannya. Cucuran keringat, panasnya pasir yang terinjak, teriakan meminta tolong, dan desis api yang melalap rumah dan tubuh manusia. Semuanya tergambar dengan jelas. Inilah cara menggunakan metode deskriptif dalam tulisan.

Selanjutnya : Point Blank-Game Tembakan Yang Bisa Jalan
Sebelumnya: Beragam Jenis Tanaman yang Cocok Ditanam di Daerah Pantai
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar