Pengertian Nikah Muda – Kondisi Dulu dan Kini


Kebanyakan orang memberikan pengertian nikah muda sebagai pernikahan yang dilakukan oleh anak muda di bawah usia 20 tahun. Pada usia muda ini pernikahan itu dianggap belum mempunyai pondasi yang kuat. Bahkan, tidak jarang menikah muda ini diakibatkan oleh suatu keterpaksaan. Misalnya, karena telah terjadi kehamilan yang tidak direncanakan.

Beda Dahulu, Beda Sekarang

Pada tahun 70-an ke bawah, menikah muda itu bukan suatu hal yang tabu karena kebanyakan orang memang menikah pada usai belasan tahun. Bahkan, ada wanita yang mengalami menstruasi ketika ia telah menikah. Tingkat pengetahuan memang berbeda dan cara pandang orang terhadap pernikahan pun berbeda. Anak wanita dianggap sebagai beban yang harus segera dilepaskan. Tidak mengherankan kalau sudah ada laki-laki yang melamarnya, maka orang tua segera menikahkannya.

Pernikahan di usia yang sangat muda itu sendiri sering kali dianggap sebagai suatu kewajiban dan tidak ada kisah cinta yang mendahuluinya. Hebatnya, pernikahan di usia yang sangat muda ini malah awet dan tingkat perceraian pun rendah.

Berbeda dengan apa yang dialami oleh banyak pasangan muda saat ini. Ketika pernikahan itu atas dasar keterpaksaan, tingkat perceraian pun menjadi sangat tinggi. Tidak tanggung-tanggung, yang menuntut cerai kebanyakan kaum wanita.

Ketidakharmonisan dalam rumah tangga ini kemungkinan besar karena belum matangnya pemikiran anak muda tersebut. Ketika mereka melihat teman-temannya yang masih bebas melakukan banyak hal, godaan untuk bercerai pun semakin kuat. Pemahaman bahwa pernikahan itu bukan sesuatu yang bisa dianggap main-main masih sangat kurang.

Tidak jarang malah kaum muda yang menikah muda ini mengalami kegagalan dalam rumah tangga secara berulang.
Lantas, mengapa tidak banyak perceraian pada pernikahan di usia muda yang dilakukan oleh generasi tahun 70-an ke bawah? Kedewasaan mereka tertempa oleh keadaan.

Sehingga, mereka lebih tahan banting. Kesulitan hidup tidak membuat mereka merasa harus mengakhiri pernikahannya. Mereka berusaha untuk tetap berada dalam pernikahan bagaimanapun kondisi badai yang menghantam.

Inilah yang membuat pengertian nikah muda itu menjadi sedikit berbeda bila dilihat dari perbedaan kondisi pada zaman sebelum tahun 70-an dan kondisi pada saat ini. Tingkat kedewasaan dan tuntutan zaman memang tidak sama. Setiap zaman itu melahirkan generasi yang berbeda.

Selanjutnya : Menghilangkan Kebiasaan Merokok
Sebelumnya: Nama Tokoh Anime Wanita
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar