Mengenal Pengertian Obat Kimia Agar Tidak Bersikap “Anti”


Pengertian obat kimia yang berkembang sekarang ini, boleh dikatakan telah terjadi pengaburan makna dari pengertian yang  sebenarnya. Terutama penggunaan istilah kimia yang kemudian dilawankan dengan istilah tradisional, atau istilah yang terbaru adalah herbal.

Penggunaan istilah obat herbal sebagai lawan kata dari obat kimia, seringkali dipakai dalam pembicaraan seputar obat-obatan kesehatan dewasa ini. Bahkan, tidak sedikit yang mengatakan bahwa obat kimia itu berbahaya, sedangkan obat-obatan herbal tidak membahayakan tubuh.

Generalisasi istilah herbal pada kasus tertentu, seringkali menyudutkan dunia medis yang mapan seperti dunia kedokteran. Hal ini, misalnya pada kasus untuk menghindari obat-obatan kimia karena berbahaya. Bahkan dewasa ini, wacana tentang obat kimia itu berbahaya sudah cukup populer.

Benarkah obat herbal itu bebas bahan kimia? Atau benarkah obat kimia dari dunia medis selalu berbahaya bagi tubuh? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita meski telaah lebih dahulu pengertian dari bahan kimia.
Bahan kimia secara umum didefinisikan sebagai zat atau materi yang terkandung dalam semua benda. Jadi, semua benda di sekitar kita pada dasarnya mengandung bahan kimia. Dalam penggunaan di dunia kesehatan, bahan kimia digolongkan ke dalam dua macam, yaitu bahan kimia alami dan bahan kimia sintetis.

Dengan adanya penggolongan jenis bahan kimia tersebut, bisa diambil pemahaman bahwa semua jenis obat-obatan kesehatan pasti mengandung bahan kimia. Perbedannya adalah apakah bahan kimia itu alami, murni dari alam ataukah bahan kimia sintetis, misalnya bahan kimia buatan pabrik.

Jadi, obat herbal sebenarnya juga mengandung bahan kimia, namun bahan kimia dalam obat herbal adalah bahan kimia alami. Sebagai contoh, dalam kandungan temulawak ada zat curmin (zat kuning) sebagai zat kimia alami. Hampir semua bahan dari alam, dipastikan mengandung bahan atau zat kimia alami yang berbeda-beda.

Dalam dunia medis modern, zat kimia alami juga sering dipakai untuk pengobatan. Misalnya, zat quinine untuk menyembuhkan malaria, bahan ini diolah dari tanaman kina. Ada juga zat vincristine sebagai obat kanker dalam dunia medis modern. Tahukah Anda, jika zat vincristine ini dibuat dari tanaman herbal tapak dara?

Dengan demikian, dengan mengetahui pengertian obat kimia secara mendasar, kita bisa lebih bijak dalam menilai tentang obat-obatan kesehatan, tanpa harus bersikap “anti” terhadap istilah obat kimia.

Selanjutnya : Pengertian Penyakit Panu
Sebelumnya: Masalah Lingkungan Hidup di Jakarta
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar