Mencari Tahu Pengertian Perasaan


Semua orang memiliki perasaan. Tapi, tahukah Anda pengertian perasaan? Definisi perasaan adalah kondisi kejiwaan atau keadaan kerohanian, di mana kita merasa senang atau tidak senang terhadap suatu subjek atau objek tertentu. Ekspresi perasaan adalah gejala jiwa yang unik dan berbeda-beda pada setiap orang karena terkait dengan kepribadian seseorang tersebut.

Arti Perasaan

Arti perasaan menurut para ahli adalah respons yang dipelajari manusia mengenai suatu keadaan emosi dalam sebuah kebudayaan atau lingkungan tertentu. Unsur-unsur perasaan yaitu sebagai berikut.

  • Perasaan mengandung penilaian yang tingkatannya pada setiap orang tidaklah sama.
  • Perasaan terkait dengan gejala mengenal yang bersifat objektif sekaligus subjektif.
  • Perasaan terkait dengan cara seseorang mempersepsikan dan memaknai sesuatu.

Gejala perasaan tidak berdiri sendiri melainkan terkait dengan pengamatan, pikiran, dan fungsi indra lainnya yang sangat dipengaruhi oleh tafsiran orang yang mengalaminya dan pengalaman perasaan sebelumnya. Perkembangan perasaan seseorang sangat dipengaruhi oleh hal-hal berikut.

  • Pengalaman atau sesuatu yang dialami yang memengaruhi perasaannya.
  • Pembawaan atau kepribadian misalnya sanguinis atau melankolis.
  • Keadaan fisik atau kondisi jasmani.

Perasaan dalam ilmu psikologi diartikan sebagai pengalaman subjektif sadar yang terkait dengan emosi. Emosi bersifat universal sementara perasaan bersifat individual. Teori psikologi tentang perasaan mendefinisikan perasaan sebagai segala sesuatu yang dirasakan oleh manusia. Sifat perasaan adalah dinamis dan senantiasa berubah-ubah. Misalnya, perasaan cinta suami istri, di mana kadar perasaan sangat dipengaruhi oleh proses.

Dimensi perasaan menurut Wundt yaitu perasaan menyenangkan/tidak menyenangkan, exited/inert feeling, expectancy/release feeling. Macam-macam perasaan menurut Strens: perasaan saat ini, perasaan ke depan, perasaan waktu lalu. Tanggapan tubuh terhadap perasaan berupa mimik/gerak roman muka, pantomimik/gerak tubuh, dan gejala pada tubuh/jantung berdenyut kencang.

Subjektivitas perasaan misalnya terlihat dalam peristiwa meninggalnya seorang ayah bisa ditanggapi berbeda oleh ketiga anaknya, yaitu anak pertama merasa histeris dan sedih berlebihan, anak kedua merasa sedih namun tidak histeris, dan anak ketika merasa biasa saja. Dengan demikian, fungsi perasaan mempunyai pengaruh besar kepada setiap perbuatan dan kemauan, di mana kekuatan perasaan dapat diperlemah/diperkuat yang terkait dengan intelektualitas.

Dengan memahami pengertian perasaan dan psikologi perasaan, mari mengembangkan perasaan simpati dan perasaan empati kepada sesama manusia dan lebih menghargai perasaan cinta agar berbahagia.

Selanjutnya : Cara Mengobati Gangguan Pada Telinga
Sebelumnya: Arti Azza
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar