Pengertian Petugas Publik

Pengertian petugas publik adalah seseorang yang menjalankan tugas-tugas pelayanan umum kepada warga negara. Contoh petugas publik yaitu pegawai negeri sipil, pegawai badan usaha milik negara, anggota tentara nasional Indonesia, atau anggota kepolisian Republik Indonesia. Peraturan petugas publik di antaranya Undang-Undang No. 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-pokok Kepegawaian dan PP 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Petugas Publik

Loading...

Istilah petugas publik mengacu pada orang-orang yang bekerja di kantor pelayanan publik. Dalam konteks administrasi negara, petugas publik merupakan pelayan publik yang bertugas melayani masyarakat.

Sementara istilah pejabat publik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pegawai pemerintah yang memegang jabatan penting atau pegawai pemerintah yang menjadi pimpinan dalam sebuah lembaga atau institusi yang mengurusi kepentingan orang banyak.

Definisi pejabat publim tentang perspektif hukum adalah setiap jabatan yang melaksanakan fungsi-fungsi membuat hukum dan menerapkan hukum. Definisi petugas publik menurut undang-undang yaitu perseorangan yang melaksanakan urusan pemerintahan sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Definisi Pejabat Publik dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah seseorang yang diberi tugas atau ditunjuk untuk menduduki dan mengemban jabatan atau posisi tertentu dalam suatu badan publik.

Pengertian badan publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif serta badan lain yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari pengeluaran belanja negaradan pendapatan  serta anggaran pendapatan dan belanja daerah dengan tugas pokok dan fungsi yang terkait dengan penyelenggaraan negara. Definisi badan publik ini juga berlaku pada organisasi nonpemerintah yang seluruh atau sebagian dananya bersumber dari APBD/APBN, bantuan luar negeri, sumbangan masyarakat, dsb.

Jimly Asshiddiqie menyatakan bahwa di era reformasi terdapat perbedaan pejabat negara dan pejabat politik. Istilah pejabat negara mengacu pada pejabat yang diangkat karena alasan administratif (administrative appointee), sedangkan istilah pejabat politik mengacu pada pejabat yang diangkat karena alasan politis (political appointee).

Contoh pejabat publik yaitu presiden, wakil presiden, menteri, duta besar, ketua MPR, ketua DPR, anggota DPR, ketua MA, ketua BPK, ketua KPK, gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota, bupati/wakil bupati, kepala dinas, dll. Nah, setelah mengetahui pengertian petugas publik.

Kalau Anda berminat memilih pekerjaan sebagai PNS, perbarui terus informasi mengenai lowongan CPNS atau penerimaan CPNS, baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.  Semoga berhasil.

Loading...
Selanjutnya : Kegiatan Positif Di Malam Minggu
Sebelumnya: Bahaya Celana Ketat Pria
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar