Pengertian Reaksi Pembentukan NaCl


NaCl bagi sebagian orang mungkin tidak asing lagi. NaCl merupakan nama senyawa dari garam atau Natrium Klorida. Garam yang memiliki bentuk seperti kristal ini ternyata dibentuk melalui reaksi kimiasi. Seperti apa pembentukannya tersebut? Dalam artikel ini, penulis akan membahas tentang pengertian reaksi pembentukan NaCl beserta prosesnya.

Reaksi Pembentukan NaCl atau Garam

Pengertian dari reaksi pembentukan NaCl atau garam merupakan sebuah reaksi bagaimana garam terbentuk melalui proses kimiawi. Senyawa NaCl terbentuk dari reaksi berikut.

rumus kimia

Dalam bentuk padat, NaCl ini berbentuk krisal kubus yang sangat kecil. Ikatan ion pada NaCl ini merupakan ikatan ion yang klasik. Ikatan ion pada NaCl sering digunakan sebagai salah satu contoh ikatan ion klasik.

Pada saat natruim yang lunak bereaksi dengan klor yang berupa gas akan terjadi reaksi eksoterm sehingga menghasilkan padatan putih, yaitu Natrium Klorida (NaCl). Natrium Klorida adalah senyawa ion yang larutan atau lelehannya bisa menjadi penghantar listrk. Senyawa ini terbentuk dari ion negatif dan ion positif, yaitu ion Na+ dan Cl-.

Lalu, bagaimana senyawa ion NaCl terbentuk dari unsur-unsur pembentuknya? Dalam reaksi pembentukan NaCl, Natrium akan melepaskan satu elektron yang ada pada kulit terluar dan membentuk Na+. Pada Na+ ini, terbentuk konfigurasi elektron yang mirip unsur gas mulia, yaitu Ne atau Neon, seperti berikut.

rumus kimia 2

Elektron yang telah dilepaskan Na, kemudian akan diterima oleh unsur Cl. Dengan demikian, terbentuklah Cl-.. Konfigurasi elektron pada Cl- ini sama dengan konfigurasi elektron pada Argon. Berikut reaksinya.

rumus kimia 3

Proses-proses ini terjadi bersamaan. Artinya, ketika ada unsur yang melepaskan elektron, harus ada unsur lain yang menerima lepasan elektron tersebut. Unsur-unsur nonlogam cenderung akan menerima elektron yang kemudian membentuk ion negatif, sedangkan unsur logam akan melepaskan elektron dan membentok ion positif.

Energi Pembentukan NaCl Berlangsung Eksotermik

Energi dari pembentukan ion ini terjadi secara eksotermik. Kini, pertanyaannya adalah mengapa pembentukan ionnya eksotermik? Penyebabnya adanya karena ketika proses pembentukan NaCl terjadi, terjadi pula transfer elektron dari unsur Na ke unsur Cl. Saat terjadinya pelepasan elektron, dibutuhkan energi. Tapi saat terjadinya proses penerimaan elektron, dilepaskanlah energi.

Untuk bisa melepaskan elektron Na dibutuhkan energi yang sama besarnya dengan energi ionisasinya, yaitu 496 Kj/mol. Sedangkan saat proses penerimaan elektron Cl, dilepaskan energi yang sama besarnya dengan afinitas elektronnya, yaitu 349 Kj/mol.

Selain transfer elektron, ada satu lagi faktor yang memiliki peran dalam pembentukan ikatan, yaitu gaya tarik antar-ion. Pengaruh gaya tarik antar-ion ini sangat besar. Dengan adanya gaya tarik antar-ion ini, ion negatif dan ion positif akan saling mendekat dan kemudian bersatu sehingga terbentuk suatu padatan yang stabil. Kestabilan ini sering disebut dengan energi kisi.

Demikianlah informasi seputar pengertian reaksi pembentukan NaCl. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Cara Membuat Proposal Usaha Makanan
Sebelumnya: Awal Mula Budaya Khas Suku Betawi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar