Mengurai Hakikat Pengertian Reformasi Birokrasi


Pengertian reformasi birokrasi perlu untuk dipahami oleh masyarakat Indonesia akhir-akhir ini. Tatkala program reformarsi birokrasi sedang gencar dilakukan malah masih banyak para politisi, pejabat hingga pegawai negeri tidak tahu apa yang harus dilakukan dan diagendakan. Mungkin sebagian dari mereka hanya memahami reformasi dengan pemaknaan yang sempit, akibatnya tujuan mulia dari reformasi sendiri tak akan tercapai di tanah air.

Memahami Reformasi Birokrasi

Definisi reformasi birokrasi yang berbeda-beda dari aparatur pemerintah didorong faktor latar belakang pendidikan yang beragam. Parahnya bila tindakan aparatur pemerintah yang mengatasnamakan reformasi justru sebenarnya program yang ‘jauh api dari panggang’. Banyak pihak dirugikan dengan ketidakjelasan agenda reformasi birokrasi yang dijalankan selama ini, khususnya pengurangan hak-hak rakyat. Kaum bawah semakin tidak terurus sejak digulirkannya agenda reformasi yang sudah berjalan hampir 2 dekade.
Sebagai warga negara yang baik setiap orang harus melihat apa saja yang terjadi di negeri ini, mulai dari level RI satu hingga tataran pejabat paling bawah sekelas Camat atau Lurah.

Para pemegang kebijakan bisa saja salah memaknai reformasi, sebab mereka juga manusia, tempat salah dan lupa. Koreksi rakyat pada aparatur pemerintah memegang peranan penting untuk menuju Indonesia yang jauh dari KKN.

Dalam bahasan ilmiah, reformasi dapat dimaknai sebagai pengubahan kondisi sebuah objek menuju tingkat yang lebih baik. Bila kata reformasi ini dikaitkan dengan perubahan masyarakat birokrasi, maka bertujuan untuk meningkatkan sistem dan kinerja dari elemen yang ada dalam birokrasi tersebut.

Pada intinya reformasi birokrasi adalah sebuah usaha pembaharuan dan penggantian mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah, khususnya terkait aspek-aspek organisasi, sumber daya manusia dan tata pelaksanaan.

Mengupas tuntas topik kinerja birokrasi di tanah air memang tak kunjung selesai, sebab fakta yang terlihat di lapangan sangat bervariatif. Semisal tumbuhnya paradigma negatif dalam diri masyarakat pada birokrasi pemerintah. Sebagian besar mereka merasakan keruwetan dan biaya yang tak sedikit bila berhubungan dengan administrasi aparatur pemerintah.

Semoga Indonesia mempunyai birokrasi yang cepat dan tanggap dalam melayani kepentingan rakyat ke depannya. Sekian paparan singkat pengertian reformasi birokrasi,

selamat berkarya!

Selanjutnya : Hal-hal yang Menarik tentang Jepang
Sebelumnya: Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Membaca Cerpen
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar