Pengertian Sustainable dalam Perubahan Kejiwaan Manusia


Sustainable dalam bahasa Inggris diartikan sebagai berkelanjutan atau berkesinambungan. Arti kata tersebut dapat dihubungkan dengan pola psikis seseorang. Berkelanjutan yang dimaksud erat kaitannya pada suatu proses yang dilakukan berulang-ulang dan berpengaruh pada kejiwaan seseorang. Pengertian sustainable dalam perubahan kejiwaan manusia inilah yang kerap kali disinggung ketika suatu peristiwa membawa dampak terhadap pembentukan karakter.

Beberapa uraian tentang contoh peristiwa sustainable yang berpengaruh terhadap kejiwaan manusia adalah sebagai berikut:

•  Musibah kelaparan yang menyerang suatu negara dalam jangka waktu panjang. Penyebabnya bisa karena tragedi peperangan, bencana alam yang merusak sebagian besar potensi SDA, atau pengaruh pada kekuasaan suatu negara yang dilakukan oleh negara lain. Keadaan yang berlangsung lama ini akan berpengaruh pada perubahan kejiwaan orang-orang yang mengalaminya. Misalnya, hilangnya kepercayaan terhadap siapa pun, mudah terserang rasa kecemasan yang berkepanjangan, timbulnya perasaan terasingkan, dan rasa kekurangan yang terus-menerus meskipun nantinya keadaan telah membaik.

•  Penyanderaan terhadap korban kejahatan yang berlangsung lama (berminggu-minggu hingga bertahun). Keadaan seperti ini akan menyerang psikis korban bila dilakukan dalam jangka waktu panjang. Korban bisa menderita rasa takut yang berlebihan terhadap orang-orang di sekitarnya, sulit mengaktualisasikan diri di depan umum, merasa minder, dan lemah. Apabila tidak dilakukan pertolongan terhadap kejiwaan korban, maka pengaruh buruk tersebut akan melekat seumur hidup pada diri korban.

•  Bimbingan rohani yang dilakukan intens. Bila dua contoh di atas mengarah pada perubahan kejiwaan seseorang ke arah yang lebih buruk, maka pada contoh yang ini akan menunjukkan perubahaan kejiwaan ke arah yang lebih baik. Seseorang yang mendapatkan/mengikuti bimbingan rohani secara rutin, akan berdampak pada kejiwaannya yang senatiasa merasa tenang, nyaman, dan percaya diri.

•  Pelatihan fisik rutin. Fisik yang dilatih rutin berdampak positif pada kesehatan. Begitu pula terhadap kejiwaan seseorang secara berkelanjutan. Itu sebabnya ada ungkapan Men sano in corpore sano—di dalam tubuh yang sehat terdapat kuat.

Demikian, artikel mengenai pengertian sustainable dalam perubahan kejiwaan manusia. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Pergeseran Fungsi dan Peran Depati dan Ninik Mamak di Daerah Minangkabau
Sebelumnya: Pengaturan Sirkulasi Udara di Perpustakaan yang Ideal
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar