Mengetahui Penghitungan Gaji Karyawan

Setiap manusia yang ada di dunia ini pastinya pernah bekerja atau sedang bekerja dalam bidang yang diinginkan. Sebagai karyawan tentunya setiap bulannya akan menerima pesangon atau gaji yang dibayarkan oleh perusahaan atau badan usaha kepada setiap karyawannya. Pemberian gaji ini sudah disepakati sebelum calon karyawan bekerja di suatu perusahaan.

Pada saat akan gajian, pihak perusahaan, dalam hal ini bagian keuangan telah melakukan penghitungan gaji karyawan yang akan diterima nantinya. Besarnya gaji tersebut memang berbeda-beda berdasarkan tingkatan jabatan yang dimiliki.

Semakin tinggi jabatan seseorang maka semakin tinggi pula gaji yang akan diterima. Namun, besaran gaji tersebut merupakan hak perusahaan dalam menentukan jumlah uang yang akan diterima sesuai ketentuan atau peraturan pemerintah yang berlaku. Dalam hal ini biasa disebut dengan upah minimum.

Perhitungan Gaji Bulanan

Jika seorang karyawan ingin mengetahui jumlah gaji bulanannya memang cukup mudah dan ini juga bergantung dari kebijakan dari setiap perusahaannya.

Misalnya, karyawan bekerja di perusahaan A dengan gaji lebih dari upah minimum sesuai dengan kesepakatan bersama antara perusahaan dengan karyawan tersebut. caranya cukup mudah jika ingin mengetahui gaji bulanan kita, yaitu dengan melihat gaji uang lembur yang diterima oleh karyawan tersebut.

Jika suatu perusahaan mempunyai rumusan tentang uang lembur seorang karyawan sebagai berikut.

Lembur = gaji pokok : 173

Apabila rumusan tersebut sudah menjadi dasar penghitungan gaji karyawan suatu perusahaan maka karyawan akan mengetahui berapa jumlah gaji yang akan diterima setiap bulannya.

Contohnya:

Jika seorang karyawan menerima uang lembur sebesar Rp 80.000,- per harinya maka perhitungannya adalah:

  • 80.000 : 8 = 10.000 (perhitungan 1 hari kerja 8 jam)
  • Lembur = gaji pokok : 173
  • 10.000   = gaji pokok : 173
  • Gaji pk  = 10.000 X 173 = 1.730.000

Jadi, gaji karyawan tersebut adalah Rp 1.730.000 per bulannya. Perhitungan di atas dapat berupa gajji pokok yang sudah di atas ketentuan pemerintah mengenai upah minimum.

Apabila pemerintah menentukan upah minimum misalnya sebesar 1.500.000 maka kelebihan dari upah tersebut termasuk pada tunjangan atau uang lainnya.

Jangan Terpaku pada Gaji

Saat ini banyak sekali orang yang mencari kerja dengan impian gaji tinggi dan bekerja di kantoran. Apapun pekerjaannya asalkan gaji tinggi dan kerja kantoran.

Namun, apa yang didapatkan jika impian tersebut tidak tercapai? Kekecewaan dan rasa putus asa yang ada. Sebaiknya kita jangan terpaku pada gaji tinggi dan kantoran.

Banyak jenis pekerjaan yang baik walaupun gaji sedikit yang penting jika kita jalani dengan penuh tekad dan semangat maka gaji tinggi akan tercapai suatu saat.

Demikian sekilas tentang penghitungan gaji yang dibahas, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Loading...
Selanjutnya : Cara Perawatan Jenazah Tertimpa Musibah Seperti Tsunami di Aceh
Sebelumnya: Penggunaan Extra Virgin Olive Oil Yang Benar Untuk Wajah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar