Prasasti Peninggalan Bali


Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, adat, dan tradisi karena Indonesia memiliki banyak warisan-warisan berbagai kerajaan-kerajaan yang berdiri di Indonesia beberapa abad silam. Dia ntara kerajaan-kerajaan tersebut yang memiliki peninggalan hingga saat ini adalah kerajaan Bali. Peninggalan Bali di Indonesia tentunya patut kita jaga dan lestarikan karena banyak di antaranya prasasti-prasasti bukti peninggalan kerajaan Bali pada masa itu.

Di antara prasasti-prasasti peninggalan Bali tersebut prasasti yang paling tua berangka tahun 804 S (882 M,  prasasti yang berangka tahun 818 S (896 M). Prasasti tersebut ditemukan di desa Blanjong dekat Sanur. Permukaan prasasti tersebut ditulis sebagian dengan huruf nagari (huruf India), sebagian dengan huruf bali, dan kitab bangsa asing sejarah dinasti Tang.

Prasasti merupakan bahan dasar perkembangan sejarah dan politik di Bali. Prasasti tahun 882 M menggunakan bahasa Bali kuno dan beberapa prasasti Bali lainnya menggunakan bahasa Sansekerta. Prasati ini tidak memuat nama-nama raja pada masa itu. Adapun prasasti pada tahun 882 M sampai dengan 914 M menggunakan bahasa Bali kuno, serta diketahui adanya pusat pemerintahan kerajaan yang bernama Singar Vandawa, namun tidak disebutkan nama raja yang memerintah pada saat itu.

Di Blanjong ditemukan prasasti berbentuk tugu dengan bahasa Bali kuno nagari dan Sansekerta tahun 917 M. Tahun 915 M sampai dengan 942 M ditemukan enam prasasti nama-nama raja dengan gelar Sri Ugrasena. adapun prasasti yang berangka tahun 962 M menafsirkan bahwa pada saat itu raja yang memerintah di Bali yaitu raja Sri Candrabhayasimharmadewa meriwayatkan tentang pembangunan sebuah tempat pemandian di desa Hanukaya (Nanukaraya).

Di antara peninggalan-peninggalan sejarah bangsa Indonesia pada zaman kerajaan dahulu sudah selayaknya harus dijaga dan dilestarikan karena merupakan identitas bangsa kita tercinta yang memiliki keanekaragaman budaya warisan sejarah.

Di antara peninggalan Bali, prasasti merupakan sebuah kawah candradimuka yang harus terus kita lestarikan. Sebagai salah satu tempat destinasi yang banyak di kunjungi oleh bangsa asing, daerah provinsi Bali dapat menjadi sebuah rujukan bagi beberapa provinsi di Indonesia yang memiliki peninggalan-peninggalan bersejarah lainnya.

Selanjutnya : Ucapan Kata-kata Ulang Tahun
Sebelumnya: Memahami Syarat Mandiri Gold
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar