Gedung Art Deco di Bandung Peninggalan Sejarah Belanda


Banyak peninggalan sejarah Belanda berupa bangunan antik dan unik yang ada di kota Bandung. Beberapa bangunan di antaranya bergaya Art Deco. Art Deco merupakan salah satu gaya seni kontemporer yang memiliki ciri khas  geometris, travezoid, streamline, zig-zag, juga kubisme.

Art Deco  lahir di Eropa tahun 1920, dan mengalami perkembangan paling pesat di Perancis. Pada masa-masa itu, gaya Art Deco banyak dituangkan ke berbagai karya seperti karya seni dan arsitektur.

Kepopuleran Art Deco ketika itu  rupanya juga dipraktikkan Pemerintah Kolonial Belanda di Indonesia ke dalam  arsitektur bangunan yang didirikan di Indonesia.

Kini bangunan-bangunan Art Deco warisan kolonialisme tersebut masih dapat dinikmati, beberapa di antaranya ada  di Kota Bandung. Beberapa bangunan bergaya Art Deco yang masih berdiri di Bandung antara lain:

1. Gedung Sate

Gedung yang kini menjadi Kantor Pemerintah Daerah Jawa Barat itu merupakan salah satu bangunan bergaya Art Deco. Gedung Sate didirikan Pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1920. Arsitek Gedung Sate adalah Ir. J. Berger.

2. Gedung Merdeka

Gedung yang pernah dijadikan tempat konferensi tingkat tinggi Negara-negara  Asia Tenggara ini awalnya didirikan tahun 1895. Kemudian tahun 1826 direnovasi oleh arsitek Van Galen Last dan  Charles Prosper Wolff Schoemaker menjadi bangunan bergaya Art Deco.

3. Savoy Homann

Merupakan hotel yang sejak dulu hingga kini fungsinya tidak berubah. Bangunan Savoy Homann didirikan sekitar tahun 1831-1838. Homann, saat itu termasuk salah satu hotel yang terkenal di Asia Tenggara. Arsitek Savoy Homann adalah  AF Aalbers dan R de Waal.

4. Villa Isola

Bangunan yang kini digunakan sebagai Kantor Rektorat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini, dulunya merupakan villa milik  Dominique Willem Berretty, seorang jutawan yang ber-ibu bangsa pribumi dan bapak berkebangsaan Itali. Isola dibangun tahun 1933, bangunan Isola didesain oleh  arsitek Charles Prosper Wolff Schoemaker.

Bangunan-bangunan antik dan unik bergaya Art Deco  peninggalan sejarah Belanda itu kini masuk ke dalam daftar bangunan bersejarah yang dilindungi Pemerintah Indonesia.

Keberadaan bangunan bersejarah semacam itu harus tetap dipertahankan dan dipelihara dengan  layak. Bangunan-bangunan tersebut merupakan jejak sejarah yang bernilai tinggi.  Dan bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya.

Selanjutnya : Contoh Pelanggaran Adat Istiadat Dayak
Sebelumnya: Dimensi Lapangan Futsal
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar