Peninggalan Zaman Paleolitikum


Zaman prasejarah atau zaman purba memiliki beberapa tahapan. Salah satunya adalah zaman Peleolitikum. Peninggalan zaman paleolitikum dapat ditemukan di Indonesia. Di zaman tersebut manusia hidup berpindah-pindah atau nomaden. Kegiatan mereka sehari-hari adalah mencari makan di alam dengan cara berburu, menangkap ikan, atau mengambil hasil hutan. Alat yang digunakan berasal dari batu, tulang-belulang ataupun kayu. Manusia pada zaman paleolitikum ini belum mengenal sistem bercocok tanam sehingga tidak ada peralatan yang digunakan untuk bercocok tanam. Pemenuhan makanan sepenuhnya hasil dari alam liar.

Salah satu peninggalan zaman batu ini ditemukan di Pacitan, Jawa Timur. Alat-alat yang ditemukan berupa peralatan batu, yaitu kapak genggam. Kapak jenis ini digunakan untuk pemotong. Kapak genggam belum mempunyai tangkai seperti kapak yang kita kenal pada zaman modern.

Bahan dari kapak genggam adalah batu, misalnya batu gamping. Batu gamping tersebut dipahat memanjang atau diserpih sehingga berbentuk lonjong. Kegunaan dari kapak ini untuk menumbuk makanan, membuat serat dari pohon ataupun untuk berburu binatang. Selain ditemukan di Indonesia jenis kapak ini juga ditemukan di Peking.

Selain kapak genggam ada pula kapak perimbas. Jenis kapak ini memiliki sisi tajam yang berbentuk cembung atau lurus. Kapak perimbas biasa ditemukan di tempat-tempat yang memiliki banyak batuan. Di Indonesia, daerah Punung merupakan daerah yang paling banyak ditemukan kapak perimbas.

Menurut beberapa ahli, sejarah manusia purba yang hidup pada zaman paleolitikum, antara lain sebagai berikut.

1.    Meganthropus Paleojavanicus

2.    Pithecanthropus Erectus

3.    Homo Sapiens

Manusia purba Meganthropus Paleojavanicus disebut sebagai manusia purba tertua yang penah ditemukan di Indonesia. Fosil dari manusia purba ini ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah. Berdasarkan ciri-cirinya manusia purba ini merupakan manusia yang berbadan besar, tegap, dan tidak memiliki dagu. Keberadaan manusia purba tersebut saat ini banyak ilmuwan yang tidak percaya. Sementara beberapa ilmuwan zaman dulu mempercayai bahwa manusia merupakan hasil evolusi dari kera.

Keberadaan peninggalan zaman Paleolitikum, yaitu peralatan pada zaman batu sebaiknya menjadi pelajaran bagi manusia saat ini tentang perkembangan teknologi. Untuk manusia purba sendiri sebaiknya tidak terlalu kita pikirkan. Sebagai orang yang beragama, tentu kita paham siapa manusia pertama di muka bumi ini. Semoga informasinya bermanfaat.

Selanjutnya : Cara Memainkan Rubik Panjang Snake
Sebelumnya: Tokoh Pendiri Asean Yang Berasal Dari Singapura
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar