Penulisan Gelar S.Th.I Sangat Jarang Ditemui

Penulisan gelar S.Th.I yang benar adalah sebagai berikut S.Th.I. dan merupakan kepanjangan dari Sarjana Teologi Islam. Pengertian dari teologi Islam di sini adalah pengetahuan mengenai ketuhanan. Jadi teologi Islam merupakan ilmu yang mempelajari tentang ketuhanan dalam Islam yang mengacu kepada ketuhanan yang maha esa dan pengetahuan tentang ketauhidan.

Dan menurut pakar teolog dari Islam yaitu Ibnu Kaldun, menurut beliau Teologi adalah  disiplin ilmu yang mengandung berbagai argumentasi tentang akidah imani yang diperkuat dalil-dalil rasional. Jika anda ingin mendapatkan gelar Sarjana Teologi Islam, maka seperti bidang keilmuan yang lainnya, anda harus mempelajari tentang teologi Islam di perguruan tinggi kira-kira selama 4 tahun.

Loading...

Dahulu gelar akademik dari lulusan perguruan tinggi hanya terdiri dari 2 macam saja, yaitu Doktorandus untuk laki-laki dan Doktoranda untuk perempuan. Dan kedua gelar ini diambil dari bahasa Belanda, diberikan tanpa memandang bidang keilmuan yang telah berhasil mereka selesaikan di perguruan tinggi.

Hingga sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993 tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi, sehingga pemberian dan cara penulisan gelar menggunakan Doktorandus dan Doktoranda sudah tidak berlaku lagi. Dan saat ini apabila seseorang telah berhasil menyelesaikan masa belajarnya di perguruan tinggi selama 4 tahun maka dia berhak menyandang gelar Sarjana lalu diikuti dengan bidang ilmu yang telah selesai dipelajari.

Adapun tentang ilmu teologi Islam banyak mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan Allah SWT. Mempelajari bahwa Allah SWT adalah yang maha esa dan maha sempurna. Selain itu juga mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan utusan Allah SWT sebagai perantara antara manusia dengan Allah SWT, yaitu Malaikat, Nabi/ Rasul dan Kitab-kitab Suci. Dan hal-hal yang berhubungan dengan sesuatu yang diperoleh melalui sumber yang meyakinkan, yaitu al-Qur’an dan Hadits.

Dan metode dalam studi teologi Islam menggunakan dalil Naqli dan ‘Aqli. Dengan mempelajari teologi Islam memberikan manfaat yang luar biasa, karena memberikan sifat disiplin dalam berilmu. Disiplin dalam berilmu merupakan salah satu pondasi Islam, dan hal ini harus tumbuh dalam setiap individu. Dengan mempelajari teologi Islam dapat memperkuat aqidah keIslaman kita, menjaga dan memperat ukhwah Islamiyah. Dari penjelasan singkat di atas akan membuat anda sudah tidak asing lagi dengan penulisan gelar S.Th.I

Loading...
Selanjutnya : Menjawab Pertanyaan Pertanian Ketahanan Pangan
Sebelumnya: Bermain Airsoft Gun
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar