Penyakit yang Menyebabkan Lidah Berwarna Putih

Tahukah Anda apa penyakit yang menyebabkan lidah berwarna putih? Jika Anda belum tahu dan ingin mendapatkan informasinya, artikel ini akan membahasnya untuk Anda.

Bintik-bintik putih atau lapisan putih pada lidah penyebabnya bisa karena pernapasan mulut berlebih, dehidrasi, leukoplakia, sariawan, serta oral lichen planus. Agar lidah yang putih tidak menganggu, caranya adalah mengosok gigi dengan teratur, makan makanan yang banyak serat, dan perbanyak minum air.

Penyakit dengan gejala warna putih pada lidah adalah leukoplakia. Pada umumnya leukoplakia diderita oleh orang yang usianya sudah 40 tahun ke atas. Penyebab umumnya adalah meminum minuman yang mengandung alkohol, merokok, serta pola hidup yang tidak sehat. Namun saat ini penyakit tersebut bisa menyerang anak yang usianya masih muda.

Gejala serangan dari penyakit ini adalah bercak putih pada rongga mulut. Seiring berjalannya waktu, bercak putih itu akan membesar, melebar, dan menjadi tebal. Hal ini berbeda dengan jamur, maksudnya bercak putih ini sangat sulit dihapus. Bercak putih tersebut sering ada pada  lapisan dinding paling luar dari mulut seperti gusi, lidah, mukosa, juga pipi sebelah sisi.

Orang yang akan mengalami penyakit ini umumnya pada orang yang biasa mengunyah ataupun hanya mengendus tembakau. Dari empat pengguna rutin tembakau tanpa asap, tiga di antaranya berpotensi mendapatkan penyakit ini. Bahkan saat tembakau hanya menyentuh pipi mereka.

Rokok juga penyebab lainnya. Asap dari rokok juga panas api pada rokok bisa membuat iritasi. Faktor lain yang juga bisa menyebabkannya adalah iritasi akibat gigitan gigi, serta kebiasaan menggigit mulut atau lidah.

Spesifikasi jelasnya dari penyakit ini belum diketaahui karena umumnya penderita tidak merasa nyeri. Akan tetapi bercak putih pada rongga mulut salah satunya menyebabkan lidah sangatlah sensitif akan rangsangan sentuh, panas, serta makanan yang pedas. Bahkan gejalanya mirip dengan sakit gigi.

Saat stadium awal bercak putih masih berwarna kehitaman. Kemudian permukaannya rata dan licin. Awalnya belum ada benjolan atau indurasi. Saat stadium kedua batulah bercak putih itu menjadi kasar dan timbul benjolan.

Stadium selanjutnya atau stadium tiga bercak akan terlihat amat sangat menonjol, warnanya putih, dan mengkilap. Benjolan-benjolan tersebut permukaannya kasar serta berlekuk. Apabila sudah ada dalam stadium ini berhati-hatilah karena bisa berubah menjadi tumor yang ganas.

Loading...
Selanjutnya : Jenis Burung Berkicau Merdu yang Populer
Sebelumnya: Cek Kerusakan TV Sharp
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar