Penyebab BAB Berdarah


Buang air besar atau BAB merupakan salah satu kebutuhan utama manusia dalam sistem pembuangan tubuhnya. Tanpa hal ini, akan terjadi disfungsi metabolisme yang sangat mengganggu tubuh manusia. Karena sistem metabolisme yang tergangggu, tubuh melakukan movement di luar kebiasaaan normalnya. Keadaan tersebut terkadang menyebabkan pendarahan sehingga BAB bercampur dengan darah. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab BAB berdarah.

BAB Berdarah
Timbulnya darah pada tinja memang menakutkan. Jika Anda mendapati hal demikian maka anda perlu mewaspadainya. Adanya darah dalam tinja bisa menandakan masalah yang serius. Ada hal yang perlu Anda ketahui tentang kemungkinan penyebab BAB berdarah dan apa yang harus dilakukan jika menemukan hal yang demikian.

Darah dalam tinja atau BAB berarti terjadi perdarahan di saluran pencernaan. Terkadang darah keluar dalam jumlah yang sedikit sehingga cukup dideteksi dengan tes tinja okultisme (pemeriksaan darah yang tersembunyi dalam tinja). Warna darah yang biasa terdapat pada perdarahan BAB adalah merah terang. Hal ini masih dapat ditoleransi. Jika warna darah berubah menjadi hitam legam, maka Anda harus segera melakukan pertolongan pertama atau pergi ke rumah sakit terdekat guna pemeriksaan yang lebih akurat. Hal ini dapat ditengarai bahwa telah terjadi sesuatu yang serius atau perdarahan pada saluran pencernaan.

Penyebab BAB Berdarah

Penyebab BAB berdarah adalah:

1.    Penyakit divertikular
Divertikula adalah terjadinya perobekan pada kantong kecil di dinding usus besar. Biasanya divertikula tidak begitu menimbulkan masalah, namun kalau berdarah dapat menimbulkan infeksi, itu yang berbahaya.

2.    Fisura anus
Sebuah luka kecil atau robekan pada jaringan lapisan anus mirip dengan retakan yang terjadi pada bibir pecah-pecah. Hal ini terjadi karena celah anus dilalui oleh tinja yang keras dan besar, sehingga menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Terlalu keras tinja atau feses maka dapat menimbulkan perdarahan.

3.    Kolitis
Radang usus besar ini merupakan penyebab BAB menjadi berdarah yang lebih umum terjadi yaitu infeksi inflamasi usus.

4.    Angiodisplasia
Sebuah kondisi di mana pembuluh darah pada saluran pembuangan sangat rapuh atau abnormal sehingga dengan mudah timbul perdarahan jika feses terlalu keras.

5.    Tukak lambung
Luka terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari, ujung atas dari usus kecil. Banyak tukak lambung disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori. Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi obat antiinflamasi, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen bisa juga menyebabkan bisul.

6.    Polip atau kanker
Polip adalah pertumbuhan kanker jinak yang sedang tumbuh dapat menimbulkan perdarahan, dan dapat menjadi kanker.

7.    Masalah kerongkongan
Varises pada kerongkongan atau robekan di kerongkongan dapat menyebabkan perdarahan yang parah.

Itulah beberapa penyebab BAB berdarah. Kita perlu menggalakkan hidup sehat dan baik demi kesejahteraan diri dan keluarga.

Selanjutnya : Tari Bedhaya Srimpi
Sebelumnya: Prinsip-prinsip Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar