Penyebab Penyimpangan Kelompok dan Cara Menanggulanginya


Penyimpangan kelompok dewasa ini menjadi gejolak negatif yang terjadi di masyarakat, salah satunya adalah perilaku menyimpang yang dilakukan oleh kelompok tertentu dalam masyarakat.

Penyimpangan terhadap nilai atau norma masyarakat disebut deviasi, dan pelakunya disebut devian. Penyimpangan bentuk ini biasanya sulit untuk dikendalikan karena penyimpangan ini dilakukan secara bersama. Misalnya, kelompok geng motor atau kelompok perampok.

Seakan jadi fenomena, bentuk penyimpangan norma masyarakat yang tengah marak saat ini adalah penyimpangan yang dilakukan geng motor yang tidak bertanggung jawab. Banyak aksi mereka yang merugikan masyarakat, mulai dari mencoret-coret fasilitas umum, kebut-kebutan, penjambretan, perampokan, pemalakan, penjarahan, penganiayaan, hingga yang menjurus pada pelecahan seksual bahkan seks bebas yang dilakukan secara berkelompok.

Beberapa teori menjelaskan mengenai perilaku menyimpang kelompok, seperti teori Merton yang dikemukakan Robert K. Merton yang menyatakan bahwa perilaku menyimpang adalah bentuk adaptasi pada situasi tertentu yang terjadi. Teori Fungsi yang dikemukakan Emile Durkheim menyatakan bahwa kejahatan itu akan selalu ada dan diperlukan supaya moral dan hukum dapat terus berkembang secara normal.

Banyak hal yang ditenggarai sebagai penyebab penyimpangan kelompok, di antaranya merupakan pelampiasan dari rasa tidak puas atau kecewa karena keluarga yang sudah tidak utuh akibat perpisahan orang tua, faktor kebutuhan ekonomi, pengaruh lingkungan atau media massa, sikap dan mental tidak sehat yang memang sudah mengarah pada perilaku menyimpang, tidak bisa mengikuti norma masyarakat atau budaya setempat.

Tidak kalah banyak juga, berbagai pencegahan penyimpangan kelompok diupayakan di masyarakat. Semua bentuk pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Keluarga mempunyai peran besar dalam pembentukan karakter seseorang, maka dari itu usahakan tanamkan nilai dan norma agama sedari awal.

Orang tua harus bisa menjadi contoh bagi keluarga, ciptakan hubungan yang kondusif dan harmonis. Kemudian, lingkungan luar seperti sekolah, teman-teman, masyarakat tempat tinggal juga harus ikut berperan dalam memerangi segala bentuk penyimpangan.

Penyimpangan yang dilakukan bekelompok  akan lebih berbahaya dibanding penyimpangan lain karena akan lebih kuat. Apalagi, nyatanya para pelakunya adalah kalangan generasi muda yang seharusnya berperan dalam pembangunan bangsa ini.

Butuh peran serta berbagai pihak untuk menekan bentuk penyimpangan kelompok di masyarakat. Oleh karena itu, mari kita ikut membantu gerakan tersebut agar terciptanya kedamaian dan kenyamanan dalam kehidupan.

Selanjutnya : Contoh Bab 2 Penulisan Ilmiah, Landasan Teori
Sebelumnya: Mencoba Kerja di Korea Selatan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar