Penyebab Perang Sampit


Tahukah Anda apa penyebab Perang Sampit? Sebelum mengetahui apa saja penyebab dari perang masyarakat dan budaya tersebut, terlebih dahulu mari simak apa itu Perang Sampit.

Perang Sampit merupakan perang yang terjadi antara dua suku di Indonesia. Suku yang terlibat dalam perang ini adalah Suku Dayak dan Suku Madura. Dalam perkembanganya, perang ini lebih dikenal dengan sebutan peristiwa Sampit. Hal ini dikarenakan tempat terjadinya perang tersebut berada di daerah Sampit.

Perang Sampit ini dikenal dengan segala peristiwa yang sangat menyeramkan. Perang yang terjadi antar etnis ini menjadi suatu peristiwa yang sulit untuk diterima oleh masyarakat secara umum.

Bagaimana tidak? Peristiwa tersebut memang cukup membuat seluruh masyarakat umum tidak tega untuk menyaksikannya. Pembunuhan, pembantaian, dan segala suatu hal yang menyeramkan terjadi di peristiwa tersebut.

Jika dilihat dari sisi kedua suku tersebut, perang ini memang sangat disesalkan. Seperti yang sudah banyak diketahui, Suku Dayak dan Suku Madura merupakan kedua suku di Indonesia yang memiliki peranan besar di Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa. Pulau Kalimatan dan Pulau Jawa sendiri adalah kdua Pulau yang dapat dikatakan pulau terbesar di Indonesia.

Secara umum, masyarakat Suku Dayak meru[akan masyarakat yang memegang tradisi yang cukup kuat. Masyarakat Suku Dayak dikenal dengan keteguhannya akan harkat dan martabat yang terus dijunjung tinggi.

Begitu pula dengan masyarakat Suku Dayak yang juga memiliki tradisi, harka dna martaba yang tinggi untuk dipegang teguh sebagia bekal kehidupannya. Lalu, apa yang melatarbelakangi terjadinya Perang Sampit tersebut?

Perang Sampit pada dasarnya merupakan perang etnis murni. Artinya, perang Sampit ini memang terjadi dikarenakan oleh tradisi yang dipegang teguh oleh kedua suku besar tersebut aliang berbenturan. Masyarakat Suku Dayak yang berada di Pulau Kalimantan merasa terdesak oleh kehadrian suku-suku lain, termasuk Suku Madura.

Namun, Suku Madura yang dikenal sebagai etnis pulau garam tersebut seringkali melanggar dan melakukan beberapa hal yang dianggap Suku Dayak tidak memberikan sikap toleransi terhadap kebudayaan dan tradisi yang ada di Kalimantan, termasuk tradisi Suku Dayak.

Demikianlah pembahasan mengenai penyebab perang Sampit antara kedua suku besar di Indionesia tersebut. Semoga dapat menambah wawasan Anda semua.

Selanjutnya : Pembahasan Komik Shinichi Kudo
Sebelumnya: Manfaat Madu untuk Bayi Batuk Pilek
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar