Penyebaran dan Peninggalan Agama Islam


Agama Islam masuk ke wilayah Indonesia sekitar abad-13 kemudian menyebar ke berbagai wilayah dan meninggalkan sejumlah jejak yang masih bisa dilihat hingga kini. Penyebaran Agama Islam terutama terjadi berkat peranan para pedagang dan ulama. Penyebaran dan peninggalan Agama Islam antara lain berupa masjid, makam, kraton, nisan hingga kesusasteraan.  Berikut ini beberapa peninggalan Agama Islam yang menunjukkan persebaran Agama Islam di berbagai daerah.

• Masjid Indrapura di Aceh

Dari bentuk atap dan seni bangunannya terlihat jelas pengaruh kebudayaan Islam yang berpadu dengan kebudayaan Hindu Sumatera. Masjid ini memang dibangun di masa pemerintahan Kerajaan Islam di wilayah Aceh.

•  Masjid Demak

Masjid Demak adalah salah satu peninggalan Agama Islam di Pulau Jawa. Masjid ini didirikan oleh sejumlah wali di masa pemerintahan Raden Patah. Selain sebagai peninggalan kebudayaan Islan, masjid ini juga merupakan peninggalan Kerajaan Demak Bintoro.

• Keraton Kasepuhan Cirebon

Bangunan keraton ini sampai sekarang masih bisa dikunjungi. Keraton ini merupakan peninggalan kerajaan Islam di Cirebon.

• Makam Islam Talo

Jejak penyebaran Agama Islam di Sulawesi Selatan dibuktikan melalui makam Islam Talo ini. Makam ini diperkirakan dibangun pada tahun 1616 Masehi. Karena itu diperkirakan sejak awal abad 17 Agama Islam sudah berkembang di Talo, Sulawesi Selatan.

• Makam Maulana Malik Ibrahim

Makam yang terdapat di Gresik ini memiliki ciri-ciri kebudayaan Islam yakni adanya pahatan huruf-huruf arab. Maulana Malik Ibrahim sendiri bukanlah orang Indonesia tetapi seorang warganegara asing.

Sebagian orang memperkirakan Maulana Malik Ibrahim berasal dari Persia. Namun ada pula yang berpendapat, ia berasal dari Maghribi Maroko, Afrika Utara.

• Kesusastraan

Peninggalan berupa hasil kesusastraan Islam terdiri dari beberapa betuk yakni suluk, syair, hikayat, babad dan kitab. Misalnya saja Suluk Sukarsa, Suluk Malang Sumirang, Syair Burung Pingai, hikayat Amir Hamzah, hikayat Raja-raja Pasai, hikayat Hang Tuah, Babad Gianti, Babad Banten, Kitab Astabrata, Kitab Nitisastra, dan Kitab Sastra Gending.

Penyebaran dan peninggalan Agama Islam hingga kini masih bisa dilihat dan dipelajari. Tak hanya bisa digunakan untuk mempelajari sejarah penyebaran Agama Islam saja, tetapi banyak nilai-nilai Agama Islam yang bisa digali terutama dari peninggalan kesusastraannya.

Selanjutnya : Kehebatan Suara Burung Hwa Mei Di Dunia Kontes
Sebelumnya: Ragam Alat Musik Jawa Timur
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar