Cara Penyimpanan Sayuran Supaya Awet


Sayuran Hijau

Setiap orang sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran.Utamanya sayuran yang berdaun hijau,seperti bayam, kangkung, dan sawi. Sayuran yang berdaun hijau ini banyak memiliki kelebihan dibanding sayuran lain karena daunnya yang mengandung klorofil.

Sayangnya daun-daunan ini lebih sering cepat layu apalagi kalau disimpan di suhu kamar. Tempat penyimpanan sayuran berdaun hijau ini harus benar-benar baik supaya tidak cepat layu.

Menurut sebagian ahli gizi, struktur klorofil yang terdapat pada sayuran hijau sama dengan hemoglobin yang bisa merangsang pembentukan sel darah secara cepat. Selain itu, sayuran ini pun mengandung anti oksidan yang bisa menangkal radikal bebas dan, dapat mencegah timbulnya penyakit seperti kanker.

Manfaat sayuran berdaun hijau tersebut bisa dirasakan bila dikonsumsi dalam keadaan yang segar. Beda dengan buah-buahan atau umbi-umbian yang waktunya bisa beberapa hari dan masih terlihat segar.

Cara Menyimpan Sayuran

Supaya bisa disimpan lebih lama, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan supaya sayuran tetap segar. Pertama, cucilah sayuran dengan air hingga bersih. Usahakan air yang digunakan adalah air yang mengalir supaya kotorannya terbawa air.

Mencuci dengan air yang mengalir pun bisa membawa pestisida yang menempel pada daun dan batangnya. Adanya kotoran dan pestisida bisa membuat sayuran cepat layu yang disebabkan oleh mikroba yang ada dalam kotoran yang tidak tercuci.

Buanglah bagian sayuran yang sudah terlihat menguning dan berlubang. Usahakan jika mau disimpan lebih lama pilih daun sayuran yang utuh. Membuang bagian tersebut untuk mengantisipasi sayuran cepat membusuk.

Pembusukan dan bolong yang ada di daun tersebut biasanya diakibatkan oleh hama atau penyakit kalau tidak dibuang nanti bisa berpengaruh kepada daun yang masih segar.

Simpan sayuran ditempat atau wadah yang berlubang. Jangan sampai wadah tersebut tertutup rapat. Terlalu rapatnya tempat penyimpanan akan membuat sayuran cepat layu karena panas yang ditimbulkan.

Bila disimpan di wadah yang berlubang maka sirkulasi udara khususnya oksigen masih bisa masuk.Hal ini diakibatkan karena sayuran yang sehabis di panen tidak langsung mati tetapi sayuran tersebut masih membutuhkan oksigen untuk sarana pernafasan mereka.

Simpanlah sayuran dalam wadah dan masukanlah ke dalam lemari es. Perlu diingat jangan terlalu lama menyimpannya karena akan lebih baik jika dikonsumsi langsung. Maksimal penyimpanan sayuran dalam jangka waktu tiga hari supaya manfaatnya bisa dirasakan.

Selanjutnya : Sejarah Lari Maraton
Sebelumnya: Sejarah dan Fakta Mengenai Ujian Nasional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar