Peran Kontrol Sosial dalam Masyarakat Demokratik dan Fungsi Pers


Peran kontrol sosial dalam masyarakat demokratik penting dijalankan, terutama oleh pers. Dalam Undang-Undang Pers No. 40 tahun 1999 disebutkan bahwa pers merupakan lembaga sosial sekaligus wahana komunikasi massa yang menjalankan kegiatan jurnalistik (pelaporan berita/informasi).

Jadi, pers merupakan media informasi yang memiliki paling tidak tiga fungsi, yaitu fungsi pendidikan, fungsi hiburan, dan yang terakhir fungsi kontrol sosial. Pada artikel ini kita akan membahas tentang peran pers sebagai fungsi kontrol sosial. Adapun fungsi pers sebagai kontrol sosial, yaitu sebagai berikut.

Social Participation

Di sini pers berperan sebagai media bagi rakyat untuk ikut berpartisifasi dalam pemerintahan. Terutama melalui ide-ide yang disampaikan melalui artikel, opini, dan sejenisnya. Masukan-masukan dari akar rumput ini sangat sulit bisa didengar oleh pihak pemerintah tanpa adanya corong-corong media yang bisa menyampaikannya. Di sini, lembaga pers memegang peranan penting untuk menyampaikan hal tersebut.

Social Responsibility

Pers berperan penting dalam menyampaikan informasi-informasi publik terkait tindakan-tindakan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah.

Social Support

Pers juga berperan penting dalam menyampaikan dukungan-dukungan rakyat terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Sebagai corong informasi, pers akan menyampaikan fakta-fakta sikap rakyat dalam merespon program-program pemerintah apa adanya. Pers juga berperan sebagai media evaluasi bagi pemerintah untuk mengetahui sejauh mana dukungan rakyat terhadap program-programnya selama ini.

Social Control

Lembaga pers atau media juga berperan sebagai kontrol masyarakat terhadap tindakan-tindakan pemerintah. Contohnya, ketika pers melaporkan tentang reaksi demonstrasi dan penolakan rakyat terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Disini berarti, pers sedang menjalankan perannya sebagai social control.

Jika peran kontrol sosial dalam masyarakat demokratik berjalan dengan sempurna, maka hal ini akan berdampak positif terhadap perwujudan good goverment. Di mana, kontrol sosial merupakan bentuk kritik membangun dan dukungan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Pers memegang peran penting sebagai media komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Tentunya, untuk tujuan ini diperlukan lembaga pers yang independen dan jauh dari intervensi pihak-pihak tertentu.

Selanjutnya : Perbedaan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif
Sebelumnya: Penjelasan Modal Usaha
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar