Sejarah Perang Dingin Amerika dengan Uni Soviet


Sejarah perang dingin Amerika dengan Uni Soviet menjadi salah satu bentuk peristiwa yang menunujukkan keinginan berkuasa dari dua negara adi kuasa. Perang ini berlangsung selama empat tahun, dimulai dari tahun 1947 hingga tahun 1991. Perang dingin (cold war) ditengarai karena adanya bentuk ketidakserasian dan keselarasan dalam hal ideologi, supremasi, dan konflik-konflik di berbagai bidang seperti koalisi militer, psikologi, ideologi, dan tilik sandi.

Bermula dari peristiwa kemenangan yang diraih pihak sekutu (Amerika dan Uni Soviet) pada perang dunia kedua, membuat dua negara yang sama-sama berkuasa ini akhirnya saling bersaing menjadi negara nomor satu di dunia. Apalagi, pascakemenangan yang mereka raih, Amerika dan Uni Soviet sama-sama dianggap kiblat politik dunia.

Amerika dan Uni Soviet berlomba mencari perhatian masyarakat dunia dengan strategi masing-masing. Amerika melakukannya dengan cara menyebarluaskan paham liberal melalui pemberian bantuan ke negara-negara yang hancur pada perang dunia kedua, di antaranya adalah Yunani, Turki, dan sebagian negara-negara di kawasan Eropa dan Asia. Sehingga diharapkan negara-negara yang diberi bantuan akan berpihak pada Amerika dan terbentuklah negara blok kapitalis.

Sebagai bentuk pertahanan Amerika atas pengaruh komunis, tahun 1949 negara-negara yang terbentuk dalam blok kapitalis mendirikan pakta pertahanan bersama yang diberi nama NATO
(North Atlantic Treaty Organization). Keseluruhan negara-negara yang tergabung dalam NATO antara lain adalah Kanada, Luxemburg, Belanda, Belgia, Denmark, Amerika Serikat, Portugal, Denmark, dan Amerika Serikat.

Seakan tidak ingin kalah bersaing dengan Amerika Serikat, Uni Soviet pun melakukan startegi untuk menjadi nomor satu di mata dunia. Salah satu caranya adalah membentuk Cominform atau Organisasi Komunis Internasional yang ditujukan pada negara-negara yang baru merdeka. Organisasi ini dibentuk sebagai sarana untuk menyebarluaskan pengaruh paham komunis yang dianut Uni Soviet ke seluruh dunia.

Tidak ketinggalan dengan cara Amerika, Uni Soviet pun membentuk sebuah pakta yang dinamakan dengan Pakta Warsawa. Negara-negara yang tergabung dalam Pakta Warsawa antara lain adalah Hongaria, Rumania, Jerman Timur Cekoslowakia, Polandia, Albania, Bulgaria, dan Uni Soviet.

Ketegangan pun berlanjut pada gencatan senjata antara keduanya. Dan, pada tahun 1991 masing-masin pemimpin negara Uni Soviet dan Amerika sama-sama melakukan perundingan perdamaian hingga kesepakatan untuk berdamai pun tercapai.

Demikian artikel tentang sejarah perang dingin Amerika dengan Uni Soviet. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Peraturan Bulutangkis BWF
Sebelumnya: Cara Merawat dan Mengembangkan Kelinci Anggora
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar