Apa Perbedaan Jaringan Epitel dan Kelenjar Susu


Untuk menjawab apa sebenarnya perbedaan jaringan epitel dan kelenjar susu, harus dipahami terlebih dahulu pengertian masing-masing istilah tersebut yaitu apa sebenarnya yang dimaksud dengan jaringan epitel dan apa yang dimaksud dengan kelenjar susu. Dengan mengetahui pengertian kedua istilah tersebut, pada akhirnya akan bisa menjawab dengan mudah apa sebenarnya yang menjadi perbedaan antara jaringan epitel dan kelenjar susu.

Jaringan Epitel dan Kelenjar Susu

Dahulu istilah jaringan epitel merujuk kepada selaput jernih yang berada di atas permukaan merah bibir, sesuai dengan asal katanya yaitu epi yang artinya atas dan thele yang artinya bibir.

Namun belakangan ini pengertian jaringan epitel merujuk kepada semua jaringan yang fungsinya melapisi suatu saluran atau suatu struktur tertentu. Jaringan epitel merupakan satu dari jaringan dari jaringan-jaringan lainnya yang ada di dalam tubuh yaitu jaringan sarat, jaringan ikat dan jaringan otot.

Lalu, apa yang dimaksud dengan kelenjar susu ? Kelenjar susu atau kelenjar mammae yaitu kelenjar yang dimiliki oleh makhluk hidup menyusui, merupakan bentuk dari sel epitel, yang sangat sensitif terhadap hormon.

Dengan demikian perbedaan antara jaringan epitel dan kelenjar susu adalah bila jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi suatu struktur tertentu, sedangkan kelenjar susu merupakan bentuk dari sel epitel. Sebuah kelenjar susu telah mengalami perkembangan embriotik terutama ketika setelah masuknya masa pubertas. Sehingga pada manusia kelenjar susu ini merupakan seks sekunder seorang perempuan.

Seperti telah diketahui bahwa setiap jaringan epitel terdiri atas sel yang satu sama lain letaknya rapat, karena itulah sering dikatakan jaringan epitel ini sebagaiu jaringan seluler. Sel yang berada dalam sebuah jaringan epitel kemudian berkembang, salah satunya membentuk kelenjar susu.

Sebenarnya untuk apa fungsi dari jaringan epitel itu? Fungsi jaringan epitel sangat tergantung kepada dimana posisi jaringan itu sendiri berada. Dengan demikian sebuah jaringan epitel bisa berfungsi sebagai alat penerima impuls, bila jaringan terdapat pada jaringan saraf. Jaringan epitel juga bisa berfungsi sebagai alat sekresi, pelindung, penyaringan, sebagai alat respirasi dan alat absorpsi.

Tentu karena fungsi dari jaringan epitel tergantung dimana letak jaringan tersebut berada, fungsinya menjadi berbeda-beda. Namun demikian strukturnya tetap sama yaitu sebagai jaringan. Demikianlah tentang perbedaan jaringan epitel dan kelenjar susu. Mudah-mudahan bisa memberi gambaran yang lebih jelas tentang perbedaan kedua istilah ini.

Selanjutnya : Nama Tokoh Penyebar Agama Islam di Indonesia
Sebelumnya: Perbedaan Produk Koran, Majalah, dan Tabloid
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar