Perkembangan Perekonomian Negara Indonesia Saat Ini


Perkembangan perekonomian negara Indonesia saat ini mengalami kemajuan dan peningkatan, terutama pada pendapatan nasional yang semakin meningkat. hal ini dipertegas oleh Hatara Rajasa mentri koordinasi bidang perekonomian yang mengatakan bahwa perekonomian Indonesia pada tahun 2013 akan membaik dibandingkan tahun 2012.

Perkembangan Perekonomian

Hal tersebut didukung dengan adanya pendapatan nasional yang semakin meningkat terutama pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi bisa dilihat salah satunya dengan banyaknya permintaan domestik dan juga semakin banyaknya kegiatan ekspor, impor dan investasi.

Kondisi perekonomian Indonesia bisa dilihat dari PDB atau Pendapatan Domestik Bruto, saat ini menempati posisi ke 18 dari 20 negara yang memiliki PDB terbesar di dunia. Indonesia masuk ke dalam negara Asia bersama 4 negara Asia lainnya, yaitu Jepang yang berada di urutan ke-2, Cina urutan ke-3, India urutan ke 11 dan Korea Selatan di urutan ke-15, sedangkan Indonesia berada di urutan ke 15.

Indonesia boleh berbangga dengan PDB saat ini mencapai US$700 miliar, terutama pendapatan perkapita dengan jumlah US$3000 pertahunnya. Ada dua cara yang bisa dilakukan, yang pertama adalah dengan menghitung pendekatan pendapatan dan yang kedua dengan cara menghitung pendekatan pengeluaran. Namun, yang biasa digunakan adalah dengan pendekatan pengeluaran yaitu dengan cara PDB = konsumi + pengeluaran pemeritahan + investasi dan + ekspor dan impor.

Namun kondisinya nampak lain, dengan jumlah PDB yang besar kita masih melihat banyak kemiskinan di beberapa tempat yang menandakan masih adanya ketimpangan dan penyebaran pertumbuhan ekonomi. Hal ini bisa menimbukan konfilik akibat kecemburuan sosial. Salah satu caranya adalah dengan didirikannya lembaga-lembaga swasta atau swadaya masyarakat dan sinergi kerja mentri yang saling bekerjasama dan mendukung .

Salah satu permasalahan yang sampai sekarang belum tuntas dan mempengaruhi perekonomian negara Indonesia yang kurang merata adalah “Korupsi”, koruptor yang memakan uang rakyat harus cepat ditindak dengan tegas, karena begitu banyak uang negara dipakai oleh kepentingan individu/ satu golongan dengan begitu bukan hanya perekonomian bangsa yang lebih baik saja, namun juga harus didukung dengan akhlak dan mental yang baik.

Selanjutnya : Perempuan yang di Iklan Kratingdeng
Sebelumnya: Penderita Anemia Bulan Sabit dan Gejala-gejalanya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar