Perencanaan Transportasi Jalan Raya

Pernahkah Anda mendengar tentang perencanaan transportasi jalan raya? Di dalam masyarakat, hal seperti ini biasanya menjadi kabar atau isu, misalnya saja tentang rencana pembuatan jalan alternatif yang pembuatannya cukup membutuhkan waktu yang lama. Lalu bagaimanakah proses perencanaan untuk transportasi jalan raya ini?

Pengertian Perencanaan Transportasi Jalan Raya

Loading...

Perencanaan untuk transportasi jalan raya dapat diartikan sebagai teknik untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam memindahkan barang atau orang dari satu tempat ke tempat lain. Perencanaan untuk transportasi jalan raya ini berkaitan dengan beberapa peraturan seperti kemacetan lalu lintas, perencanaan transportasi, penandaan jalur, pengaturan daerah kota, pengaturan transportasi, dan sebagainya.

Perencanaan untuk transportasi jalan raya juga dapat dilakukan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Misalnya, perencanaan untuk membuat jalan alternatif karena terdapat beberapa jalur yang hanya tertuju pada satu jalan, sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan pada jam-jam atau hari-hari sibuk.

Perencanaan transportasi juga bisa dilakukan karena belum adanya sarana transportasi yang memadai, misalnya saja jalan yang digunakan belum diaspal sehingga menyulitkan pengguna jalan. Perencanaan transportasi juga berkaitan dengan adanya berbagai fasilitas seperti jalan layang, jalur kereta layang, penggunaan angkutan massal, dan sebagainya.

Fungsi dan Manfaat Transportasi

Fungsi transportasi salah satunya sebagai alat untuk memfasilitasi masyarakat yang hendak pergi ke tempat yang akan dituju. Karena itulah, sistem transportasi dan komunikasi perlu dikembangkan dalam wujud sarana (kendaraan) dan prasarana (jalan). Transportasi juga menjadi alat untuk memudahkan seseorang dalam melakukan aktivitas dan menghemat penggunaan waktu.

Oleh karena itu, jasa angkutan umum diadakan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan. Dengan demikian, perencanaan untuk transportasi jalan raya sangat penting untuk menuju keseimbangan yang efisien antara potensi tata guna lahan dengan kemampuan transportasi.

Di samping itu, pemerintah harus lebih pandai menata jalan dengan diadakannya peraturan berkendaraan atau peraturan parkir kendaraan dan menyediakan tempat untuk berjualan pedagang kaki lima. Peraturan tersebut dibuat karena pengendara mobil sering memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan sehingga membuat kemacetan.

Sedangkan, penjalan kaki akan merasa tidak nyaman karena jalan yang harus digunakannya ditempati oleh para pedagang kaki lima. Untuk masalah tersebut, pemerintah harus benar-benar memikirkannya.

Perencanaan untuk transportasi jalan raya juga harus mempertimbangkan lingkungan sehingga dapat mengurangi adanya polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan. Misalnya, pengurangan emisi kendaraan karena akan berpengaruh positif terhadap lingkungan.

Demikianlah ulasan singkat tentang perencanaan transportasi jalan raya. Semoga dapat menambah wawasan bagi pembaca dan semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Bagian dan Fungsi Telinga
Sebelumnya: Doa untuk Menangkap Ikan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar