Perkembangan Ilmu Kewirausahaan pada Zaman Nabi Muhammad


Perkembangan Ilmu Kewirausahan pada zaman Nabi Muhammad sangat bagus. Apalagi ketika itu masyarakat lebih banyak berdagang dari apda bekerja. Meski ada sebagian yang bekerja namun umumnya jenis pekerjaan mereka adalah berdagang. Jika Anda membaca buku sejarah Nabi, maka Anda akan mendapati beberapa hal disana, yaitu:

1. Mayoritas manusia hidup dengan berdagang
2. Nabi juga seorang pedagang selain sebagai penggembala
3. Nabi bertemu dengan istrinya karena dagang

Ilmu Kewirausahaan

Dengan begitu, perdagangan adalah sebuah aktifitas mencari kebutuhan yang sudah berusia sangat tua di atas muka bumi ini. Malahan sejak zaman nabi-nabi sebelum Muhammad, para nabi pun kebanyakan berdagang. Nabi Daud misalnya, beliau membuat perkakas dengan besi kemudian memperdagangkannya.

Dimasa Nabi Muhammad, hebatnya Nabi dalam berdagang sudah baanyak orang tahu. Bahkan karena cara pedagangan Nabi itulah, Khadijah menawarinya untuk membawakan dagangannya ke Syam. Siapa pun tahu kalau Muhammad adalah pedagang. Yang kemudian juga menginspirasi para sahabat dikemudian hari.

Abu bakar misalnya, sehari sehari setelah ia diangkat menjadi khalifah, pagi harinya ia justru berangkat ke pasar. Namun kemudian dicegah oleh beberapa sahabat. Dengan begitu, ilmu dagang sahabat adalah warisan dari Nabi Muhammad. Dengan begitu, ilmu kewirausahaan pada zaman nabi sangatlah bagus dan berkembang.

Perkembangan ilmu dagang nabi dimasa kini pun tidak kalah menariknya. Banyak pembicara dalam seminar mencontohkan bagaimana nabi berdagang. Dan juga banyak buku yang mengupas rahasia kekayaan nabi dan para sahabatnya. Salah satu yang paling terkenal dimasa kini adalah Abdurahman bin Auf, di berbagai seminar dan forum nama belia banyak dibicarakan dan dicontoh bagaimana beliau berdagang.

Meski tidak memungkikan akan membicarakan sahabta lainnya, Abdurahman bin Auf memiliki sebuah keistimewaan tersendiri. Pertama dari kisah Abdurahman bin Auf yang akan diberikan harta dan kekayaan oleh sahabat anshor namun beliau memilih minta ditunjukan pasar. Dan keduanya adalah dari doa Nabi untuk beliau.

Pernah Utsman bin Affan pun ikut antri untuk mendapatkan pembagian harta beliau. Bukan karena ingin hartanya namun karena ingin berkah dari doa Nabi. Dari semua itu bukankah berdagang adalah sesuatu hal yang menarik? Sudah saatnya Anda memikirkan perkara ini untuk mencari penghasilan tambahan. Contohnya cara berdagangnya nabi dan sahabat, agar harta barokah dan selalu melimpah.

Selanjutnya : Perkembangan Patung Kerajinan di Indonesia
Sebelumnya: Perkembangan Revolusi Perancis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar