Perlunya Penggunaan Alat Optik dalam Astronomi

Perlukah penggunaan alat optik dalam Astronomi? Ilmu astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang jagad raya dan isinya yang berkaitan dengan pengamatan benda-benda di langit. Dari mana asalnya, bagaimana bentuk, sifat fisik, dan kimiawinya, serta semua proses yang berkaitan dengannya.

Ilmu astronomi sebenarnya telah digunakan manusia sejak dahulu. Ini dapat dilihat dari para nelayan yang menggunakan rasi bintang sebagai penunjuk arah. Dan, para petani yang menghitung musim kemarau, musim penghujan, serta musim panen dengan melihat pergerakkan benda-benda dilangit.

Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, para ilmuwan serta peneliti berlomba-lomba mencari pemecahan atas misteri langit beserta isinya. Banyak teori dan hukum yang tercipta dan juga alat-alat penunjangnya untuk mengamati benda-benda langit.

Fungsi Alat Optik

Salah satu alat optik yang memiliki fungsi untuk membantu pengamatan benda-benda di langit adalah teleskop atau teropong. Teleskop pertama kali digunakan dalam ilmu astronomi dikenalkan oleh Galileo. Seiring waktu, teleskop ini mengalami perkembangan dan perubahan.

Teleskop memiliki fungsi sebagai alat bantu penglihatan benda-benda yang jauh di langit. Dengan penggunaan teleskop, ukuran sudut dari suatu benda serta tampilan kecerahan warna dapat lebih jelas. Teleskop juga dapat digunakan untuk menghitung setiap pergerakan benda-benda di langit. Teleskop memiliki banyak jenis dan variasi, tergantung dari kemampuan mereka dalam mendeteksi panjang gelombang suatu cahaya.

Selain itu, teleskop juga memiliki beragam jenis, yaitu teleskop terbang, teleskop tanah, serta observatorium angkasa. Teleskop juga terdiri atas teleskop kecil yang dapat dibawa-bawa serta dipindahkan sesuai lokasi yang diinginkan. Juga ada teleskop yang memiliki ukuran besar serta disimpan permanen pada suatu tempat. Biasanya berupa gedung yang memiliki kubah yang disebut sebagai observatorium.

Observatorium biasanya berbentuk kubah yang bisa tertutup dan terbuka. Tempat ini digunakan sebagai tempat untuk mengamati langit dan melihat pergerakan benda-benda di langit. Observatorium astronomi tertua di dunia salah satunya terdapat di Gyeongju, Korea Selatan. Sedangkan di Indonesia sendiri kita memiliki observatorium Bosscha di Lembang Bandung.

Kini, observatorium juga terdapat di luar angkasa sehingga semakin mempermudah para astronom mengamati keadaan di luar angkasa. Adapun observatorium di luar angkasa, yaitu observatorium teleskop angkasa Hubble yang berada pada orbit bumi, observatorium sinar X-Chandra milik NASA, dan teleskop luar angkasa Splitzer.

Demikianlah uraian singkat tentang penggunaan alat optik dalam astronomi. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Kuliner Khas Sunda Daerah Bandung
Sebelumnya: Pantun Nasehat Suku Banjar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

//adsnya disini