Evan Dimas Darmono – Pesepak Bola Masa Depan Indonesia


Siapakah pesepak bola masa depan Indonesia? Jika ada pertanyaan demikian, rasanya nama Evan Dimas Darmono bisa jadi jawabannya. Pria kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 ini melejitkan nama dan prestasinya melalui kejuaran sepak bola tingkat Asia Tenggara usia di bawah 19 tahun (AFF U-19). Pada partai final, Indonesia yang dikapteni pria dengan tinggi 172 ini berhasil menaklukkan Vietnam. Selain itu, namanya semakin dielu-elukan setelah berhasil membawa Indonesia mendapatkan tiket menuju final Piala Asia 2014 yang akan digelar di Myanmar. Indonesia berbangga karena menjadi juara grup G pada babak kualifikasi.

Setelah membawa Indonesia menjadi peserta piala Asia 2014, Evan Dimas dinobatkan sebagai pemain terbaik Asia Tenggara versi Goal.Com. Kemampuannya sebagai kapten dan melumpuhkan Korea Selatan dengan tiga gol ciptaannya (hat-trick) merupakan alasan didapuknya pemain amatir klub Persebaya 1927 ini sebagai pemain terbaik.

Kehidupan Evan Dimas Darmono

Evan Dimas lahir dari pasangan Condro Permono dan Ana. Sejak kecil, Evan Dimas sangat menyukai sepak bola. Menurut Ana, ibunya, Evan Kecil tidak dapat dipisahkan dari bola. Hampir setiap hari, Evan bermain bola bersama teman-teman di kampungnya. Kemudian, Evan Dimas mengikuti SSB Sasana Bhakti dan SSB Mitra Surabaya.

Pada tahun 2012, Evan Dimas masuk ke dalam skuad sepak bola Provinsi Jawa Timur dan bertanding dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Pekanbaru, Riau. Pada saat itu, Evan Dimas sudah memulai karier nasionalnya dengan menyandang ban kapten untuk tingkat U-17. Evan Dimas juga berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai HKFA International Youth Invitation di Hongkong pada tahun 2012. Bahkan dia juga terpilih menjadi wakil Indonesia dalam acara The Chance yang memungkinkan pesertanya untuk dilatih langsung oleh Pep Guardiola, pelatih Barcelona.

Menjadi Kapten Timnas U-19

Pada tahun 2013, Evan Dimas ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia U-19. Hal ini yang menjadi awal optimisme Indonesia untuk menunjukkan taringnya dalam sepak bola. Posisinya sebagai gelandang juga sangat diwaspadai oleh setiap tim yang menjadi lawan. Hal ini yang menmbuatnya layak disebut sebagai pesepak bola masa depan Indonesia.

Kiranya tidak berlebihan jika Evan Dimas dinobatkan sebagai pesepak bola masa depan Indonesia. Di usinya yang masih sangat muda, dia telah memiliki berbagai prestasi dan penghargaan. Berkat kelihaiannya dan kemampuannya menjadi kapten, Indonesia berhasil mengukir sejarah baru setelah dua dekade lamanya puasa dari gelar internasional. Evan Dimas telah menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi macan Asia.

Selanjutnya : Rahasia Kekuatan Zikir
Sebelumnya: Masalah-masalah Pada Perusahaan Multinasional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar