Pewarna Pakaian Alami


Jenis pewarna pakaian ada dua macam, yaitu pewarna alami dan pewarna buatan. Pengertian pewarna alami adalah suatu zat pewarna yang terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari alam.

Diperoleh dari tumbuh-tumbuhan, dengan memanfaatkan bagian akar, daun, bunga, biji atau batangnya. Sedangkan pewarna buatan adalah suatu campuran untuk menghasilkan warna yang berasal dari sintesa secara kimia. Pewarna ini biasanya sudah ada dalam kemasan siap pakai.

Pemberian warna pakaian bisa dilakukan dengan pewarna alami maupun pewarna buatan. Kelebihan dan kekurangan pewarnaan ada pada keduanya. Jika pewarna buatan kelebihannya pada ragam warna yang dihasilkan, pewarna alami memiliki kelebihan pada bahan yang diperoleh.

Pada pewarna alami bahan-bahan yang dipergunakan tidak menghasilkan limbah atau residu yang berbahaya. Juga aman jika terkena kulit saat bersentuhan dengan zat pewarna tersebut. Namun pewarna alami juga memiliki kekurangan, yaitu pada warna yang dihasilkan.

Pada pewarna alami ragam warna terbatas, tidak sebanyak pewarna buatan. Pewarna alami juga mudah luntur atau hilang. Meski demikian pewarna alami tetap memiliki nilai seni yang indah pada warna-warna alam yang dihasilkan. Untuk itu warna alami tetap banyak peminatnya.

Berikut beberapa bahan pewarna alami adalah:

1. Kunyit. Menghasilkan warna kuning hingga orange. Bagian yang digunakan adalah umbinya. Caranya kunyit dibersihkan dari bagian kulitnya, lalu dicuci hingga bersih. Kemudian dihancurkan (diblender). Kemudian direbus agar warnanya keluar. Setelah itu disaring. Setelah didiamkan semalam baru bisa dipergunakan untuk mencelup kain.

2. Daun tarum. Bahan ini akan menghasilkan warna biru.

3. Daun jambu biji, daun alpukat, daun jati, kulit buah manggis, dan kulit buah kenari. Menghasilkan warna coklat.

4. Buah pinang, bunga bougenvil, kayu secang, daun gambir. Menghasilkan warna merah.

5. Kayu nangka, kulit batang manggis, buah rambutan muda, kunyit, pucuk daun alpukat, daun mangga. Menghasilkan warna kuning.

6. Ranting pinus. Menghasilkan warna abu-abu.

Bahan-bahan tersebut di atas akan menghasilkan warna-warna yang indah pada pakaian. Akan tetapi sebelum proses pewarnaan terlebih dahulu kain harus dilakukan proses mordanting, yaitu perendaman kain dalam air sabun.

Gunanya agar tegangan permukaan kain berkurang sehingga warna mudah terserap. Untuk menghasilkan warna-warna yang kuat dan tidak mudah luntur sebaiknya pencelupan (pewarnaan) dilakukan serulang-ulang.

Inilah informasi tentang pewarna pakaian secara alami, semoga bermanfaat!

Selanjutnya : Planet yang Diperkirakan Ada Kehidupan Selain Mars
Sebelumnya: Siti Nurhaliza Tidak Pernah Tampil di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar