Pidato Ir Soekarno


Anda pasti sudah kenal dengan Bapak Presiden kita yang satu ini. Ir Soekarno atau yang lebih dikenal dengan Bung Karno adalah seorang orator ulung. Sebagian besar orang mengatakan bahwa beliau adalah singa podium, yang artinya selalu mengobarkan semangat dalam pidatonya dan tidak seorangpun bisa menurunkannya saat sedang berada di podium. Salah satu pidato Ir Soekarno yang cukup terkenal adalah yang berjudul “Lahirnya Pancasila”.

Judul tersebut yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai atau “Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan”, pada tanggal 1 Juni 1945. Konsep awal yang dikemukakan Ir Soekarno dalam pidato inilah yang akhirnya menjadikan “Pancasila” sebagai dasar negara Indonesia merdeka.

Awalnya, pidato ini disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa ada judul dan baru setelah itu, Ketua BPUPK Dr. Radjiman Wedyodiningrat mendapat sebuah judul yang tepat yakni “Lahirnya Pancasila” yang kemudian dibukukan oleh BPUPK tersebut.

Jika membahas tentang kemampuan Bung Karno dalam berorator, tentunya kita akan teringat dengan teks pidato yang disampaikan Bung Karno yang sangat terkenal yakni teks kemerdekaan Republik Indonesia. Teks proklamasi yang selalu dibacakan pada upacara peringatan detik-detik kemerdekaan tersebut merupakan bagian isi pidato Bung Karno pada saat pernyataan kemerdekaan RI.

Isi pidato yang sangat berapi-api mampu membakar semangat bangsa Indonesia yang mendengarnya. Tak mengherankan jika warga Indonesia rela berada di bawah teriknya matahari dan guyuran hujan selama berjam-jam lamanya demi mendengarkan Pidato Bung Karno hingga selesai. Bung Karno dengan pidatonya selalu berhasil menghipnotis banyak orang. Anda ingin tahu isi pidato tersebut?

PIDATO BUNG KARNO
PADA HARI PROKLAMASI KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA TANGGAL 17 AGUSTUS 1945

pidato

Itulah Bung karno, seorang orator yang memiliki keahlian dalam berpidato. Meski tanpa selembar teks sekalipun, kepiawaiannya dalam berpidato membuat semua orang mengakui bahwa belum ada seorangpun yang mampu menyamainya.

Satu hal lagi yang membuat orang selalu rindu dan ingin mendengar pidato Ir Soekarno adalah karena dengan mendengarkan pidatonya, maka pendengar akan merasakan percikan semangat dan kepercayaan diri yang kuat. semangat ini tidak hanya dirasakan oleh warna indonesia, akan tetapi juga bagi pendengar di seluruh dunia.

Selanjutnya : Memahami Asal Usul Bahasa Jawa
Sebelumnya: Menelusuri Asal Mula Kue Lemper
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar