Pinjam Dana Gaib Gunung Jateng

Pinjam dana gaib gunung Jateng tak selalu mempermudah masalah yang melilit. Hutang kepada renternir yang semakin menggunung bisa membuat pusing tujuh keliling. Detik demi detik terasa seperti teror karena dengan demikian bunga terus merangkak. Orang-orang terdekat bisa ikut pusing dengan lilitan hutang yang semakin menggunung. Bukan tak mungkin segala harta bisa lenyap karena harus membayar jaminan. Mungkin bisik-bisik di antara kawan-kawan yang suka nongkrong di warung kopi mengatakan soal pinjam uang di Bank gaib!

Bank gaib? Sejak kapan bank tersebut dibuka? Apa perbedaannya dengan bank lain? Pertanyaan tersebut mungkin dengan mudah merasuki kepala. Namanya saja sama-sama bank, seperti halnya bank tempat simpan pinjam di dunia nyata. Cara termudah untuk mencari kebenaran bisik-bisik semacam itu bisa melalui penelusuran Google.

Loading...

Menurut info yang didapat dari beberapa situs yang ada, para penghutang yang sedang dililit tagihan bisa meminjam uang secara unik di bank gaib di beberapa gunung di Pulau Jawa. Di sana, ada makhluk halus yang dengan “baik hati” meminjamkan  uang. Seperti halnya bank pada umumnya, hutang dapat dibayar dalam jangka waktu yang ditentukan. Tetapi benarkah makhluk halus memang berbaik hati dan sukarela meminjamkan uang? Tentu saja tidak! Masih menurut info yang ada bahwa pinjam dana gaib Gunung Jateng tersebut harus diberi tumbal!

Info tentang pinjam dana gunung gaib di Jateng yang dibaca semakin menimbulkan kerut di kening dan menerbitkan rasa gelisah yang baru. Jadi proses yang harus dilakukan berupa ritual khusus layaknya sebuah pesugihan. Ritual dilakukan di sebuah goa yang terdapat di gunung. Nanti di sana akan dipertemukan dengan seorang kuncen. Persyaratan yang harus dipenuhi ternyata penyerahan KTP dan pengambilan air laut kedalam botol. Persyaratan semacam itu tidaklah terlalu sulit.

Tantangan yang paling sulit adalah setelah ritual biasanya akan ada tumbal yang diambil. Tumbal tersebut adalah kematian anak dari yang meminta pinjaman. Pinjam dana gaib di gunung Jateng harus dipikir-pikir lagi. Sanggupkah kita menanggung jika uang dapat tetapi anak hilang ? Belum lagi harus menanggung dosa serta bertanggung jawab kepada Tuhan atas perbuatan serta pemberian tumbal anak manusia yang jelas-jelas berdosa.

Sama seperti kisah-kisah mistis lainnya tentang mencari pesugihan, pinjam dana gaib Gunung Jateng hingga kini belum bisa dibuktikan kebenarannya. Namun bagi orang-orang yang sempit akal serta pikirannya, bukan tidak mungkin hal-hal semacam itu dicoba. Jalan pintas mencari uang banyak dengan cara yang tidal lazim menjadi jujugan.

Loading...
Selanjutnya : Perjuangan Mahatma Gandhi Dalam Percintaan
Sebelumnya: Perbedaan Populasi dan Sampel Antara Metode Kualitatif dan Kuantitatif
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar