Pola Aliran Sungai Dendritik


Pola Aliran Sungai Dendritik

Apakah pola aliran sungai dendritik?  Seiring dengan berjalannya waktu, suatu jaringan sungai dapat membentuk suatu pola aliran tertentu.

Pola aliran tersebut terbentuk akibat dari saluran utama yang bercabang-cabang. Pola yang terbentuk pada aliran sungai dipengaruhi oleh faktor geologi, lereng, kekerasan batuan daerah aliran sungai.

Saluran sungai akan bertambah jika air yang ada di permukaan meningkat  serta batuan dasarnya kurang dapat menahan erosi yang terjadi. Dengan begitu maka aliran sungai akan membentuk cabang sesuai dengan keadaan daerah yang mereka lewati.

Pola aliran sungai bermacam-macam di antaranya adalah pola aliran dendritik, pola aliran radial, pola aliran rectangular, pola aliran trellis, pola aliran sentripetal, pola aliran annular dan pola aliran paralel. Namun dalam tulisan kali ini, akan dibahas tentang pola aliran sungai jenis dendritik.

Pola aliran dendritik merupakan salah satu pola aliran sungai yang mempunyai bentuk bercabang seperti struktur pohon. Namun percabangan pola aliran ini tidak teratur.

Pola aliran ini biasanya dipengaruhi oleh litologi batuan yang homogen yang tidak terkontrol oleh struktur yang ada. Pola aliran ini biasanya terjadi  pada batuan kristalin yang bersifat homogen ataupun pada batuan yang sedimen dengan perlapisan horizontal. Pola aliran ini dapat kita jumpai di daerah pantai atau daerah plat.

Sebagai gambaran, pola aliran dendritik ini akan diberikan sebuah contoh terjadinya pola aliran dendritik. Sungai yang mengalir di atas batuan yang memiliki resisten yang kurang terhadap erosi maka dengan sendirinya aliran tadi akan membentuk tekstur sungai yang halus atau disebut aliran sungai yang rapat.

Sedangkan apabila aliran sungai tadi mengalir di atas batuan yang memiliki resisten yang kuat maka akan membentuk tekstur aliran sungai yang kasar atau disebut aliran sungai yang renggang.

Untuk itu dapat dikatakan bahwa kuat atau lemahnya resistensi batuan terhadap erosi akibat aliran air sungai yang terjadi sangat mempengaruhi terbentuknya alur aliran sungai yang baru.

Itulah sedikit penjelasan tentang pola aliran sungai dendritik yang dapat kami ulas. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Selanjutnya : Perilaku Haji Mabrur Setelah Ibadah Haji
Sebelumnya: Teknik dan Manfaat Renang Gaya Dada
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar