Prinsip Kerja Bel Listrik


Bel listrik adalah bel yang berfungsi jika mendapatkan aliran listrik. Bel ini dibuat dengan memanfaatkan sifat-sifat dari elektromagnetik atau magnet listrik. Penggunaan bel listrik antara lain pada rumah, rumah, sekolah, maupun asrama. Bagaimana bel listrik bisa berfungsi? Berikut ini akan diulas prinsip kerja bel listrik.

Bel Listrik dan Prinsip Kerjanya

Sebelum mengetahui cara kerjanya, ada baiknya kita mengetahui cara membuat bel listrik. Untuk mendapatkan sebuah bel listrik yang sederhana dibutuhkan alat dan bahan seperti berikut ini:

  1. Paku atau baut yang agak besar
  2. Kawat tembaga, sebagai solenoid
  3. Logam lentur yang diberi bandul untuk pemukul bel 
  4. Saklar
  5. Paku atau baut kecil
  6. Baterai 9-18V
  7. Piringan bekas bel sepeda atau benda lain yang jika dipukul menghasilkan suara nyaring
  8. Papan dengan ukuran disesuaikan
  9. Kabel

Cara merangkainya adalah sebagai berikut:

  1. Lilitkan kawat tembaga pada paku atau baut besar.
  2. Ambil dua utas kabel dan sambungkan masing-masing ke kutub positif dan negatif baterai.
  3. Sambungkan salah satu kabel dari baterai ke sakelar, dan satunya ke baut atau paku untuk pemutus arus listrik.
  4. Sambungkan ujung lain lilitan kawat ke pemukul bel.
  5. Tempelkan semua rangkaian pada papan yang telah disediakan.

Ketika lilitan kawat diberi arus listrik maka akan menghasilkan medan magnet di sekitarnya, yang kekuatannya bergantung pada besarnya arus listrik yang mengalir. Magnet listrik ini bersifat seperti halnya sebuah magnet batang yang panjang serta memiliki dua kutub yaitu utara dan selatan.

Ketika arus listrik mengalir pada solenoid yang memiliki inti besi, maka inti besi akan berubah menjadi magnet sehingga akan menarik pemukul besi ke arah inti. Akibatnya arus listrik menjadi terputus, sehingga pemukul kembali ke tempatnya semula. Ketika berada di tempat semula, pemukul ini menyambungkan kembali arus listrik, hingga arus kembali mengalir dan kejadian yang sama terus beulang. Ketika pemukul tertarik ke arah magnet, pemukul juga akan memukul piringan, atau benda lain. Pemukul yang bergerak bolak-balik ini menghasilkan suara (bergantung pada benda apa yang dipukulnya).

Demikian ulasan mengenai alat, bahan, cara merangkai, dan prinsip kerja bel listrik. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Antibiotika 4 Golongan Sulfa
Sebelumnya: Skripsi, Contoh Penulisan Ilmiah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar