Prinsip prinsip dalam Piagam Madinah


Prinsip prinsip dalam Piagam Madinah membuktikan kebesaran Nabi Muhammad SAW dalam hal kepemimpinan. Beliau berhasil menyelesaikan sebuah masalah besar di Arab Saudi, yakni tentang persengketaan, perang antar suku yang tak berkesudahan.

Atas izin Allah SWT,  Rasululah mengumpulkan semua pihak yang bertikai, termasuk kaum Yahudi yang ada dibalik semua pertikaian terebut.

Dalam perundingan ini, Nabi Muhammad SAW berkedudukan sebagai penengah pada dua kubu yang berselisih. Kedua kubu lantas membuat semacam kesepekatan dalam bentuk surat pernyataan yang terdiri dari beberapa pasal.

Dalam piagam Madinah, isinya mengatur semua hak dan kewajiban dari semua suku yang tinggal di Arab Saudi. Inti dari piagam Madinah adalah menganjurkan semua masyarakat di Jazirah Arab untuk hidup harmonis dan saling menghormati hak dan kewajiban setiap suku.

Sampai sekarang pun Piagam Madinah menjadi salah satu peninggalan ide besar Nabi Muhammad Saw saat mendamaikan pertikaian di Arab. Piagam ini bahkan dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi sejumlah negara-negara Islam di Jazirah Arab.

Bahkan konstitusi pemerintahan Arab Saudi menggunakan piagam sebagai barometer membuat perundang-undangan. Membuat aturan kepemerintahan yang baik dan benar sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, fungis utama adalah mengatur kehidupan bermasyarakat di negeri tanah suci ini.

Piagam Madinah terdiri dari 10 Bab dan  47 pasal. Bab pertama berisi tentang  menyatukan suku-suku, sehingga menjadi satu komunitas yang diberi nama ummah, sedangkan bab kedua mengatur tentang hak dan tanggung jawab umat, sesuai dengan aturan yang disebutkan dalam Al Quran. Pada bab ini dijelaskan dalam sembilan pasal.

Bab ke tiga menjelaskan tentang persatuan seagama di kalangan suku bertikai. Maksudnya sesama umat muslim janganlah cepat berselisih paham. Bab ini menjadi sumber inspirasi  demokrasi, di mana setiap hak dan kewajiban harus dihormati dan dilindungi.

Kemudian pada bab ke empat sampai sepuluh menekankan pada fungsi-fungsi negara dan perlindungan kaum minoritas di Arab Saudi.
Jadi, prinsip prinsip dalam Piagam Madinah menjadi inspirasi sistem politik demokerasi dunia. Semoga uraian tersebut manambah wawasan kita mengenai sejarah Piagam Madinah.

Selanjutnya : Jangan Terjebak dengan Harga Sepeda Gunung Murah
Sebelumnya: Cara Budidaya Tebu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar