Kelebihan dan Kekurangan Program Pendidikan pada Masa Orde Baru

Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga untuk mendapatkan akses. Pendidikan tidak hanya bersifat formal belaka. Terdapat pendidikan informal seperti adanya kurus, les dan lain sebagainya. Di dalam program pendidikan pada masa Orde Baru, pendidikan cenderung baku tidak terlalu banyak interaksi sebagaimana pendidikan yang berkembang di era reformasi dan era sekarang.

Pendidikan Era Orde Baru

Pada masa Orde Baru, seorang anak didik cenderung menerima secara pasif apa yang dibeikan oleh gurunya selanjutnya mempelajari dan mengembalikan apa yang diketahuio di dalam sebuah evaluasi pendidikan. Pernah dibuat sebuah kurikulum siswa aktif. Namun secara praktek di lapangan tidak terlalu berbeda dengan pendidikan satu jalur yaitu guru memberikan materi dan murid menerima materiu, mengolah, menghafal, memahami kemudian mempraktekkan melalui berbagai jenis ujian kompetensi siswa.

Belum Mengenal Internet

Pada pendidikan masa Orde Baru belum mengenal dunia internet dan virtual. Pendidikan berbasis buku dan alat tulis. Di mana pengetahuan anak secara virtual hanya dapat diperoleh melalui tayangan informasi televisi atau radio. Namun pada masa Orde Baru informasi melalui media massa elektronik belum dibakukan menjadi salah satu sumber atau bahan referensi. Buku yang bersifat nyata dan tertulis lebih diutamakan sebagai dasar dan bahan referensi pendidikan.

Pada masa Orde Baru pendidikan banyak diarahkan ke politik praktis dan pengetahuan mengenai bangsa dan negara. Masa Orde Baru siswa sangat paham mengenai kondisi negara mulai dari nama-nama kabinet serta sistem politik yang dikembangkan. Siswa juga harus mengenal berbagai karakter yang ada di dalam wilayah politik.

Pendidikan masa Orde Baru cenderung berisfat kurang terbuka dan minim kritik. Keinginan anak didik untuk memberikan kritikan dan masukan sangat dibatasi. Guru lebih menekankan murid untuk memahami, menghafal serta mampu mengaplikasikan ilmunya dalam dataran yang tidak terlalu luas di mana ilmu yang dipahami hanyalah sesuai yang telah diberikan melalui buku pelajaran yang ada.

Pelajaran Sejarah Dikembangkan

Pada masa Orde Baru pendidikan sejarah juga cukup dikembangkan. Siswa wajib memahami sejarah perkembangan masa lampau. Politik pun tidak diajarkan dan hanya diberikan dasar-dasar mengenai sistem kependudukan, memahami dan wajib tahu mengenai Undang-undang dasar, Pancasila dan materi-materi kebangsaan lainnya. Pada masa Orde Baru siswa dicetak menjadi warga negara yang baik, menurut dan tunduk kepada negara dan penguasa saat itu.

Keinginan untuk berpikir liar dan kritis sangat dibatasi. Pendidikan bahasa Indonesia cenderung memberikan bacaan-bacaan cerita yang meninabobokkan siswa. Namun kelebihan dari sistem pendidikan masa Orde Baru adalah siswa tidak terlalu dibebani dengan masalah-masalah rumit. Pelajaran yang diberikan cenderung sesuai dengan usia dan mudah untuk dihfalkan maupun dimengerti. Demikian program pendidikan pada masa Orde Baru.

Selanjutnya : Penggunaan Jeruk Nipis Pada Wajah
Sebelumnya: Berapakah Tinggi Gunung Kerinci?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...