Properti yang Diperlukan dalam Tari Saman dari Aceh


Properti yang diperlukan dalam Tari Saman dari Aceh, wajib disiapkan sebelum pentas. Properti untuk tari klasik Aceh ini terdiri atas kostum,dan rebana saja sebagai musik pengiringnya. Secara umum tarian ini tak banyak menggunakan properti dan kostum yang rebut layaknya tarian Jawa.

Karakter Tarian Saman sangat energi dengan gerakan yang kompak dan constant. Sehingga dari segi kostum harus mendukung keluwesan gerakan. Maka kostum yang dipakai untuk tarian ini lebih sederhana dan nyaman dipakai oleh penari.

Tari Saman berasal dari budaya Gayo, Aceh Tengah.  Tari ini diciptakan oleh pendiri pesantren di tanah Gayo yang bernama Syekh Saman, dulu tari ini dipakai sebagai hiburan mengisi waktu kosong saat istirahat di pesantren. Tarian ini diiringi dengan syair yang bermakna siar islam dan nasihat-nasihat.

Awal Mula Tari Saman

Dulu Tari Saman diciptakan dari kalangan pesantren,  yang sifatnya hiburan selingan saja. Tarian ini diciptakan oleh ulama Aceh yang bernama Syek Saman dari tanah Gayo. Tari ini dikembangkan secara tak sengaja ketika Syek Saman melihat banyak santri yang menganggur di sela-sela istriharat di pesantren.

Tarian ini terdiri atas gerakan, nyanyian dan puji-pujian. Syair yang mengiringi tarian ini mengandung makna siar dan pujian-pujian kepada Nabi Muhammad Saw. Selain itu syair juga berisikan nasihat-nasihat dan tuntunan hidup.

Dulu Tarian Saman digelar untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Sering waktu tarian ini menjadi duta budaya Gayo dan  Provinsi Aceh. Tarian ini kerap dipertunjukan di Jakarta hingga ke luar negeri.

Properti Tari Saman

Ada tiga jenis properti yang dipakai dalam Tari Saman. Yakni kostum, kendang, dan musik pengiring.

• Baju

Kostum Tari Saman terdiri atas atasan dengan lengan panjang, sarung dan celana panjang. Sedangkan hiasan kepala berupa ikat kepala pada penari pria, dan jilbab untuk penari perempuan.  Kostum yang disediakan minimal berjumlah sepuluh stel.

• Kendang

Properti kedua adalah kendang atau rebana. Rebana merupakan alat musik tabuh-tabuhan yang tak lazim dipakai dalam budaya Islam.  Jumlah rebana yang harus disediakan minimal 12 unit. Namun ada juga Tari Saman yang tak memakai rebana.

• Musik Pengiring

Hampir tak ada musik pengiring tarian ini. Musik dan syairnya langsung berkumandang dari mulut penari, dan suara irama rebana yang dipukul-pukul.

Pengadaan properti Tari Saman bisa dipinjam langsung dari penyewaan kostum atau diakali menggunakan baju kemeja lengan panjang warna putih, celana panjang warna coklat dan sarung tenun. Sedangkan ikat kepala bisa memakai kain warna kuning atau merah.

Jadi properti yang diperlukan dalam Tari Saman dari Aceh sangat sedikit dan lebih sederhana. Yang diperlukan hanya kekompakan gerakan.

Selanjutnya : Umpan Mancing Khusus Induk Ikan Mas
Sebelumnya: Ucapan Terimakasih adalah Hal Sederhana yang Membuat Dampak Positif Luar Biasa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar