Bentuk Proposal Membuka Usaha Toko Baju


Usaha toko baju? siapa yang tidak ingin memilikinya. Usaha ini mampu terus bertahan sebab menyediakan salah satu kebutuhan primer manusia, yaitu sandang. Sandang selalu dibutuhkan, dan akan meningkat permintaannya mendekati hari raya idul fitri dan peringatan natal serta tahun baru. Kalau ada cuci gudang, sebenarnya pemiliki toko baju menjualnya dengan nilai pas-pasan (balik modal tanpa laba) atau BEP (Break Event Point). Tertarik dengan bisnis ini, pertama-tama anda harus mempunyai modal dan mampu membuat proposal membuka usaha toko baju.

Usaha Toko Baju

Usaha toko baju, makin banyak dari tahun ke tahun sebab permintaannya yang meningkat dan makin banyak pula orang yang berwirausaha di bidang toko baju. Laba dari usaha ini jangan ditanya, cukup lumayan. Sebagai contoh harga kulakan di tempat grosir baju sekitar Rp 50.000 dapat laku dijual Rp 80.000 sampai Rp 150.000 bahkan lebih, sangat tergantung pada metode pemasaran yang dilakukan. Bukan hanya metode pemasaran, tetapi juga pasar yang dituju akan berpengaruh terhadap mahalnya harga baju.

Bentuk Proposal Usaha Toko Baju

Sebelum membuka usaha toko baju, maka diperlukan sumber pendanaan, ijin tempat usaha atau sewa. Semuanya itu membutuhkan pernyataan tertulis berupa proposal usaha yang disusun pemilik usaha. Artinya proposal ini diberikan kepada pihak yang memberikan pinjaman modal dan instansi terkait untuk perijinan. Berikut adalah bentuk umum dari proposal usaha toko baju:

  • Kepemilikan dan pengurus usaha. Menjelaskan mengenai pemilikan sah atas usaha.
  • Penggagas ide (pemrakarsa).
  • Kepemilikan usaha.
  • Modal usaha.
  • Surat-surat ijin.
  • Pemasaran. Menjelaskan teknik pemasaran yang dilakukan.
  • Produk dan segmentasi pasar.
  • Permintaan.
  • Pesaing.
  • Peluang.
  • Lokasi dan teknis usaha. Menjelaskan letak usaha dan teknis usaha yang akan dilakukan.
  • Lokasi usaha.
  • Teknis usaha.
  • Proyeksi keuangan. Menggambarkan kebutuhan dana setiap bulannya dan pendapatan yang akan diterima. Selain itu diperkirakan pula masa balik hutang dan kemampuan mencapai laba.
  • Investasi tetap.
  • Sumber dana investasi.
  • Asumsi proyeksi keuangan.
  • Pembayaran kredit.
  • Proyeksi laba rugi.
  • Analisa investasi.
  • Rasio keuangan.
  • Jaminan kredit. Menjelaskan jaminan untuk kredit yang diminta.
  • Penutup. Berupa ucapan terima kasih.

Demikian tadi proposal membuka usaha toko baju, semoga bermanfaat untuk anda.

Selanjutnya : Perluasan Makna Kata dalam Bahasa Indonesia
Sebelumnya: Lagu Lagu Lawas Yang Populer
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar