Bagaimana Prosedur Dana Pinjaman Uang Bank?


Prosedur dana pinjaman uang bank dibuat semudah mungkin. Pihak bank sangat ingin menyalurkan dananya kepada para kreditor. Meminjamkan dana apalagi sangat besar kepada peminjam yang bisa dipercaya merupakan harapan bagi setiap bank. Sumber pendapatan bank salah satunya dari bunga atau bunga dari pinjaman kepada para nasabahnya.

Syarat Meminjam Uang dari Bank

Syarat meminjam uang ke bank bagi perorangan tentu berbeda dengan syarat meminjam uang bagi perusahaan atau dunia usaha. Siapa pun boleh meminjam dana dari bank untuk keperluan apa pun. Syarat ini tidak terlalu berbeda untuk semua jenis perbankan. Yang berbeda mungkin cara dan akad yang dilakukan, terutama kalau meminjam uang di bank syariah.

Untuk peminjaman dana oleh perorangan ini, biasanya pihak perbankan membedakan nasabahnya dalam tiga kategori. Kategori pertama, pebisnis atau wirausahawan. Kategori kedua, karyawan biasa. Kategori ketiga, kaum profesional. Persyaratan umumnya adalah foto kopi KTP peminjam. Jika tidak ada KTP, bisa foto kopi SIM atau paspor.

Bagi peminjam yang sudah menikah, harus menyertakan foto kopi akte nikah. Bank juga biasanya menanyakan apakah ada perjanjian pisah harta atau tidak. Hal ini demi keamanan dan kenyamanan bersama. Selain itu, peminjam juga harus menyerahkan foto kopi kartu keluarga. Dari kartu keluarga inilah akan diketahui berapa orang yang ditanggung oleh peminjam.

Selanjutnya, peminjam menyerahkan foto kopi buku tabungan atau rekening koran tiga bulan sebelum proposal peminjaman diserahkan. Dari data buku tabungan ini, pihak bank bisa menganalisis pendapatan dan pengeluaran calon peminjam dana. Bank juga perlu tahu apakah peminjam akan sanggup mengembalikan dana yang dipinjamnya tepat waktu. Kalau terjadi kemacetan, maka akan menimbulkan dampak yang luar biasa.

Selain itu, peminjam juga perlu memberikan foto kopi slip gaji. Data ini juga untuk mengetahui seberapa mampu peminjam mengembalikan dana yang dipinjam. Adanya foto kopi slip gaji ini pun untuk mengetahui kalau peminjam memang mempunyai penghasilan tetap yang bisa digunakan untuk melunasi utangnya.

Syarat bagi Perusahaan yang Akan Meminjam Uang di Bank

Syarat perorangan tentu saja sedikit berbeda dengan syarat bagi perusahaan. Misalnya, perusahaan yang akan meminjam uang di bank harus menyerahkan foto kopi pemilik atau orang yang bertanggung jawab terhadap perusahaan.

Selain itu, mereka juga harus menyerahkan foto kopi Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), Akte pendirian perusahaan, Tanda Daftar Perusahaan, dan data keuangan lainnya. Selanjutnya, prosedur dana pinjaman uang bank akan dilakukan dengan secepatnya jika persyaratan telah dipenuhi. 

Selanjutnya : Pendaftaran Fakultas Kedokteran Malahayati
Sebelumnya: Penelitian Letusan Danau dan Pembentukkan Danau Vulkanik
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar