Proses Pembentukan Batu Granit


Batu granit merupakan salah satu jenis batu alam yang dihasilkan melalui proses sedimentasi maupun yang dihasilkan dari letusaan gunung yang meletus yang dimuntahkan dari perut bumi dalam bentuk lava. Batu granit yang dihasilkan dari ledakan gunung ini dihasilkan dari muntahan magma perut bumi lava yang keluar akan mengalami pembekuan dan mengeras yang diakibatkan oleh faktor alam seperti dipengaruhi oleh angin, air, maupun gravitasi.

Pembentukan batu granit ini berasal dari kerak bumi. Batu granit yang mengalami pembekuan akan mengeras dan memiliki kekuatan yang lebih kuat dari batu alam lainnya.

Batu granit yang sangat keras dan kuat serta kokoh sering dijadikan sebagai bahan membangun rumah atau untuk konstruksi bangunan lainnya. Warnanya yang jernih memberi kesan mewah pada rumah, sehingga sering digunakan untuk membangun tembok rumah maupun hiasan pada lantai.

Selain itu batu granit juga sering dibentuk dengan aneka macam hiasan, misalnya dijadikan bak air mancur atau bak mandi dan untuk lantai. Selain itu juga untuk pembuatan batu nisan karena batu granit yang memiliki kekuatan dan kekerasan yang tidak mudah pecah atau hancur.

Batu granit merupakan jenis batu alam yang termasuk pada jenis batu intrustif yang dihasilkan dari muntahan magma dari kerak bumi akibat gunung meletus yang kemudian mengalami pembekuan.

Umumnya batu granit memiliki warna jernih dan berbentuk bundar tidak berarturan yang memiliki tingkat kekerasan tinggi dibandingkan degan batu marmer, sehingga tidak mudah pecah, karenanya sering dijadikan bahan untuk membangun rumah, baik pada lantai maupun dinding rumah.

Batu granit pun memiliki kekuatan yang kedap terhadap air sehingga tidak mudah untuk mengalami porosi atau pengikisan terhadap batu granit.

Pembentukan batu granit dihasilkan dari kerak bumi karena muntahan magma pada gunung meletus mudah didapatkan dan uniknya batu granit ini hanya ada dan dapat ditemukan di planet bumi saja.

Batu granit yang keras dan kuat dibandingkan dengan batu alam lainnya, ini dikarenakan partikel butir-butir mineral yang membentuk batu granit cukup besar dan sangat erat, sehingga batu granit memiliki sifat yang keras dan kuat.

Selanjutnya : Mengintip Lokasi dan Lingkungan Kampus Fakultas Kedokteran Udayana Bali
Sebelumnya: Asal Mula Penyakit Kanker
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar