Proses Penciptaan Manusia Versi Harun Yahya

Proses penciptaan manusia versi Harun Yahya yang ditulis dalam bukunya “Menyibak Tabir Evolusi”, pada dasarnya merupakan bentuk pertentangan dan perlawanan terhadap teori evolusi manusia yang dikemukakan Darwin.

Harun Yahya yang merupakan ilmuan Islam, menerapkan Al Qur’an dan al Hadist sebagai kerangka berpikir dalam riset ilmiahnya. Proses penciptaan manusia versi Harun Yahya merupakan keajaiban Tuhan yang sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah.

Proses Pembentukkan Manusia

Sebelum lahir, manusia mengalami proses yang teramat panjang. Diawali dengan proses pertemuan antara sel sperma dengan sel telur. Kedua sel tersebut, berasal dan diproduksi dari dua jenis tubuh yang berbeda yaitu laki-laki dan perempuan.

Sperma bisa dikatakan sebagai sebuah mesin yang memiliki desain khusus untuk mengangkut muatan genetis. Sel sperma pada dasarnya terbentuk dari 23 kromosom. Agar proses penciptaan terjadi, maka 23 kromosom laki-laki tersebut harus bertemu dengan 23 kromosom lain yang ada dalam sel telur perempuan. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa awal pembentukkan manusia terdiri dari 46 kromosom.

Penyatuan 46 kromosom tersebut akan membentuk satu sel tunggal yang disebut zygoth. Dari sel tunggal inilah cikal bakal manusia terbentuk. Sel tunggal yang telah terbentuk tersebut, akan membelah dan memperbanyak diri. Setelah beberapa minggu sel-sel baru yang terbentuk akan tumbuh menjadi organ yang berbeda sesuai dengan “perintah rahasia” yang diberikan pada mereka.

Kenapa demikian, sebab sel-sel yang tanpa kecerdasan tersebut akan membentuk organ dalam, rangka dan otak.

Pada dua celah kecil di salah satu ujung embrio, sel otak akan terbentuk. Sel otak akan berkembang biak dengan cepat hingga lebih dari sepuluh milyar sel otak. Milyaran sel otak itu akan ditambahkan pada seratus ribu sel baru dalam setiap menitnya yang kemudian menempatkan dirinya dan membuat sambungan dengan sel lainnya. Dengan demikian, dalam otak manusia akan terdapat triliunan sambungan.

Keajaibannya adalah untuk membentuk sambungan yang tak terhingga dalam waktu yang sangat singkat itu, seharusnya sel memiliki kecerdasan yang sangat tinggi yang melebihi tingkat kecerdasan manusia.

Kenyataannya, sel tak memiliki kecerdasan sama sekali. Hal yang lebih menakjubkan hal ini terjadi pada setiap sel yang membelah dan memperbanyak diri pada embrio dan langsung pergi menuju tempatnya masing-masing, seolah memang “telah diperintahkan”.

Dalam rahim, pembentukkan itu terus berlangsung, beberapa sel mengalami perubahan dan perkembangan. Ratusan ribu sel yang terus berdatangan akan membentuk jantung dan pembuluh darah.

Pada minggu kelima, tangan dan kaki mulai terlihat. Ajaibnya, ribuan sel akan bunuh diri untuk membentuk celah dan jari-jari. Minggu berikutnya, mata akan terbentuk dari pada dua lubang yang dibentuk embrio, sel lainnya akan membentuk kornea, pupil dan seterusnya hingga lebih dari 40 komponen yang berbeda.

Inilah artikel mengenai proses penciptaan manusia versi Harun Yahya.

Selanjutnya : Tips Memilih Kursus Bahasa Inggris yang Baik
Sebelumnya: Tipe Ban yang Digunakan Honda New Megapro
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...