Proses Perubahan Protein Menjadi Pepton


Proses pencernaan makanan pada manusia terjadi secara mekanis dan secara kimiawi. Proses pencernaan makanan secara mekanis menggunakan gigi yang mengubah makanan besar menjadi bentuk kecil. Sementara proses kimiawi menggunakan enzim untuk mengubah zat kompleks makanan menjadi lebih sederhana seperti yang terjadi pada proses perubahan protein menjadi pepton.

Lambung sebagai salah satu organ pencernaan menjadi tempat berprosesnya protein menjadi pepton. Setelah melalui proses pengunyahan di mulut bersama enzim pialin dalam kelenjar ludah, makanan lalu didorong oleh lidah dalam proses menelan menuju organ pencernaan selanjutnya, yaitu kerongkongan.

Kerongkongan adalah jembatan antara rongga mulut dan lambung. Pada organ ini, tidak terjadi proses pencernaan sama sekali. Kerja otot kerongkongan yang bersifat peristaltik atau kembang kempis mendorong makanan meluncur ke dalam lambung. Makanan berada di dalam kerongkongan hanya sekitar 6 detik saja. Otot lurik pada kerongkongan bekerja di bawah kehendak kita. Jika sudah merasa makanan cukup halus dan mudah ditelan, maka makanan tersebut bisa langsung ditelan.

Kantung besar yang berada di sebelah kiri rongga perut kemudian menampung makanan yang sudah didorong kerongkongan. Kantung besar ini adalah lambung. Pada dinding lambung, terdapat sel-sel kelenjar yang menghasilkan getah lambung. Getah lambung ini mengandung asam lambung, enzim renin, enzim pepsinogen, hormon gastrin, dan air lendir atau musin. Semua kandungan ini memiliki fungsi masing-masing.

Fungsi Kandungan Getah Lambung

  • Asam lambung. Sifat getah lambung yang asam berasal dari asam lambung yang berfungsi untuk membunuh bakteri atau kuman yang masuk bersama dengan makanan. Selain itu, getah lambung juga berfungsi mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
  • Enzim renin. Enzim ini berfungsi untuk menggumpalkan protein susu atau kasein yang ada dalam susu yang kita minum.
  • Enzim pepsin. Enzim ini berfungsi untuk memecah protein menjadi pepton dan proteosa. Keberadaan enzim ini sangat penting. Makanan yang mengandung protein kompleks harus dipecah menjadi molekul yang lebih sederhana yang disebut pepton agar mudah diserap tubuh.
  • Hormon gastrin. Hormon ini diperlukan untuk membantu proses pengeluaran sisa-sisa makanan atau sekresi.

Pada lambung, berlaku prinsip gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas makanan agar mudah diserap oleh tubuh. Proses protein menjadi pepton adalah salah satu yang menggunakan prinsip ini. Selanjutnya, molekul sederhana protein bisa didistribusikan dalam darah dengan memecahkan pepton.

Selanjutnya : Apa Saja Kelainan pada Ginjal?
Sebelumnya: Mengetahui Kehebatan Burung Rajawali
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar