Puisi Bahasa Jawa Cinta

Puisi bahasa Jawa bertema cinta biasanya dibuat oleh orang-orang yang sedang jatuh cinta dengan menggunakan bahasa Jawa. Jadi bagi orang yang sedang jatuh cinta,  membuat puisi-puisi yang indah seakan-akan menjadi suatu hal yang wajib apalagi puisi itu ditujukan untuk kekasihnya.

Seperti apakah tanda-tanda orang yang sedang jatuh cinta? Di antaranya adalah sering memikirkan pujaannya tersebut, rela melakukan apa saja untuk orang yang ia sukai, selain ada kadang terlihat hal-hal yang terlihat aneh juga pada orang yang sedang jatuh cinta di antaranya suka senyum-senyum sendiri, suka melamun, kadang berbicara sendiri, kadang marah tanpa sebab meskipun dia sedang bahagia, dan lain-lain.

Orang Jawa umumnya menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa ibu. Sebagian besar orang Jawa mendiami daerah Jawa Tengah dan daerah Jawa Timur. Pusat kebudayaan Jawa ada pada Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Ngayogyakarta. Orang Jawa sebagian besar ada di seluruh nusantara, meskipun demikian tetap saja bahasa Jawa mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Begitupun dengan kehidupannya, bisa dilihat cara mereka berfikir, perasaannya pun lebih sensitif, dan mereka masih berpegang pada falsafah Jawa. Saat jatuh cinta, puisi-puisi indah berbahasa biasanya menjadi pilihan bagi mereka.

Fungsi bahasa adalah sebagai alat untuk memudahkan pergaulan di dalam suatu masyarakat, sehingga mereka bisa berkomunikasi dengan baik. Di dalam bahasa Jawa,  ada tingkatan-tingkatannya, yaitu bahasa ngoko, krama dan krama inggil. Bahasa Jawa ngoko adalah bahasa yang lebih mudah, biasanya dipergunakan untuk pergaulan sehari-hari terutama untuk kalangan pemuda, jadi tidak begitu mementingkan penghormatan.

Bahasa Jawa krama adalah bahasa Jawa yang dipergunakan dengan tujuan untuk lebih memberikan penghormatan pada orang lain. Bahasa Jawa krama inggil adalah bahasa Jawa yang paling halus untuk lebih menghormati orang lain di mana posisi krama inggil ini lebih tinggi dari bahasa Jawa krama. Dialek bahasa Jawa pun berbeda-beda di antaranya dialek Yogyakarta dan dialek Surakarta, dialek Banyumasan, dialek Pesisiran, dan dialek Jawa Timuran.

Nah setelah membaca pembahasan di atas sekrang kita coba lihat puisi bahasa Jawa cinta di bawah ini mudah-mudahan dapat bermanfaat.

Selanjutnya : Model Pembelajaran Tematik di TK
Sebelumnya: Model Membungkus Kado Anak-anak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...