Contoh Puisi Geguritan Bahasa Jawa Sekolah


Puisi geguritan Bahasa Jawa sekolah dapat kita pelajari isinya dengan memperhatikan makna guguritan tersebut. Geguritan dapat diartikan sebagai puisi Jawa. Geguritan bahasa Jawa mengalami perkembangan dari masa ke masa. Geguritan memiliki arti tembang Uran-uran awujud purwakanti atau rangkaian kata-kata yang membentuk sebuh teks berbahasa Jawa yang dinyanyikan dengan kata-kata yang selalu diulang-ulang.

Puisi Geguritan

Perkembangan geguritan tersebut bukan saja di daerah Jawa, tetapi di daerah Bali dan Sunda. Geguritan memiliki kandungan isi yang beragam. Geguritan yang dapat dipahami salah satunya adalah geguritan pendidikan agama yang berbentuk ajakan dalam menjalankan perintah agama. Contoh dari geguritan agama tersebut adalah.

Geguritan tersebut adalah contoh penggalan bait terakhir dari geguritan pendidikan agama yang berjudul ”Geguritan Rong Rekaat”

sunda 1

Selain geguritan yang bertemakan agama, tema kepahlawanan pun banyak sekali ditemukan dalam geguritan bahasa Jawa. Salah satu contoh geguritan pahlawan tersebut adalah.

sunda 2

Geguritan tersebut bertemakan kepahlawanan dengan judul ”Kartini “. Selain geguritan yang bertemakan agama dan kepahlawanan, masih banyak lagi contoh geguritan yang bisa Anda temukan, bergantung pada sumber yang Anda cari. Bahkan, Anda juga dapat mengarang sendiri atau menciptakan geguritan tersebut sesuai dengan tema dan isi yang Anda inginkan.

Sebenarnya, tidak sulit untuk mengarang sebuah geguritan karena pada dasarnya, geguritan adalah kata yang ditulis menjadi sebuah teks dalam bahasa Jawa, yang kata-katanya cenderung diulang-ulang. Untuk mengetahui jumlah bilangan setiap barisnya, Anda bisa menyanyikan geguritan tersebut sehingga pas dengan jumlah bilangan yang seharusnya, yakni terdiri atas delapan bilangan setiap barisnya.

Sementara itu, untuk satu baitnya, gegurtitan terdiri atas empat baris. Meskipun hal itu bisa berubah seiring dengan perkembangan zaman.

Puisi geguritan dalam bahasa Jawa Sekolah merupakan hasil budaya nenek moyang yang harus dipertahankan dengan cara memasukannya ke dalam kurikulum sekolah. Melalui kurikulum tersebut, ada mata pelajaran yang berkaitan dengan bidang kesenian dan kebudayaan daerah.

Selanjutnya : Cara Mengatasi agar Tanah Tidak Terkikis Air
Sebelumnya: Keputusan Keputusan Court Of International Melalui Mahkamah Internasional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar