Puisi Kangen dalam Bahasa Jawa


Puisi kangen dalam bahasa Jawa merupakan salah satu bentuk karya sastra yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa. Puisi ini tetap menjaga keindahan puisi tersebut. walaupun saat ini bahasa Jawa kurang diminati oleh para remaja. Namun itu adalah tantangan terbesar yang harus diatasi dengan menyiasati agar puisi berbahasa Jawa dapat diterima berbagai kalangan dan usia.

Tak hanya puisi kangen yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa, namun ada puisi cinta, puisi kematian, puisi persahabatan, puisi pendidikan dan puisi keluarga. Semuanya bertujuan agar puisi tersebut dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk penduduk di Pulau Jawa.

Puisi kangen merupakan salah satu puisi curahan hati kaula muda, biasanya dibuat secara bebas tanpa adanya aturan, namun tetap memikat dan menarik hati. Kedalaman hati si pembuatnya membuat puisi kangen ini terasa lebih hidup.

Sastra Jawa dikenal menjadi 4 golongan, yaitu sastra Jawa kuno, sastra Jawa pertengahan, sastra baru, dan sastra modern. Semua itu mengikuti perkembangan zaman dan bahasa yang digunakan saat ini. Membuat puisi Jawa semakin menarik untuk dipelajari dan menjadi salah satu asset kebudayaan yang harus terus dipertahankan sekaligus dilestarikan.

Manfaat pempelajari Puisi dalam bahasa Jawa, yaitu agar bahasa Jawa tetap ada dan dilestarikan agar keberadaannya tidak musnah karena dilupakan oleh penduduk aslinya. Puisi bahasa Jawa itu memiliki keindahan dan sangat cocok untuk dinikmati oleh siapa pun, dapat terus menikmati nasihat dan petuah yang diwariskan oleh nenek moyang dari zaman ke zaman.

Contoh Puisi Kangen

Inilah salah satu contoh puisi kangen, yang singkat namun memiliki arti kangen yang mendalam. Puisi ini bisa disajikan untuk kekasih dan bisa membuat luluh siapa pun yang membacanya. Ada kesedihan dan rindu yang tersirat.

Wayah kangen sami sampaen
Bayangin wajah sing kutulis neng jero atiku
Ngelus namamu neng kembang mawar
Wis, Rong puluh tahun ngarep ketemu sampean

Demikianlah pembahasan puisi kangen dalam bahasa Jawa. Semoga bermanfaat dan ke depannya bisa terus berkreasi dalam pembuatan puisi dengan berbagai bahasa. Puisi merupakan aset yang harus tetap dilestarikan dan dijaga keberadaannya. Untuk itu, tak ada salahnya memikat rindu dengan sebait puisi, Selamat berkreasi!

Selanjutnya : Masalah pada Kulit Tangan dan Kaki Sensitif
Sebelumnya: Bagaimana Cara Menonton Siaran Ulang TV
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar