Puisi Pangeran Diponegoro Karya Chairil Anwar


Puisi  Pangeran Diponegoro karya Chairil Anwar yang dibuat pada tahun 1943, menjadi puisi yang cukup fenomenal, tiap puisi tersebut tentunya menyimpan makna yang dituangkan oleh Chairil Anwar. Ungkapan perasaan yang dituangkan dalam sebentuk puisi bagi Pangeran Diponegoro karya Chairil Anwar, mengungkapkan kekaguman perjuangan Pangeran Diponegoro membela bangsa Indonesia denagn semangat berapi-api.

Bagi para sastrawan puisi memiliki ulasan bahasa yang tidak selalu mudah dimengerti banyak orang, terutama orang yang awam, bahasa atau kata-kata yang bagus, memuji belum tentu maksud sebenarnya. Bahkan terkadang tidak adanya kesinambungan kata demi katanya, tapi itulah puisi yang memiliki ciri khas dari sang empunya.

Mari kita tinjau sekilas Puisi Bertema Pangeran Diponegoro karya Chairil Anwar, yang menggambarkan semangat perjuangan Pangeran Diponegoro pada masa penjajahan.

puisi diponegoro

Puisi bertema Pangeran Diponegoro karya Chairil Anwar, di atas mengungkapkan bahwa semangat juang Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah bagai bara api yang memancarkan panas tak gentar untuk terus maju.

Puisi pada dasarnya termasuk ke dalam karya sastra yang memiliki keunikan dalam penggunaan kata dan bahasanya. Puisi juga sering kali menggunakan kiasan atau majas agar puisi menjadi lebih hidup. Membaca puisi pun tidak seperti membaca tulisan biasa, ada penekanan kata, intonasi setiap baik yang diucapkan.

Puisi karya Chairil Anwar tidak diragukan lagi muatan makna, keindahan tiap kata yang dihadirkan dalam puisi-puisi karyanya dengan penekanan yang luar biasa seperti puisi “Aku” salah satunya. Banyak puisi karya Chairil Anwar yang dikagumi para sastrawan bahkan orang awam terhadap puisi pun banyak yang mengagumi. Puisi bertema Pangeran Diponegoro karya Chairil Anwar menjadi salah satu puisi yang menarik perhatian banyak orang.

Selanjutnya : Puisi Lingkungan Bersih dan Sehat
Sebelumnya: Perkembangan Komik Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar